18.2 C
East Java

Festival Kopi, Tembakau, dan UMKM ke-3 Jatim Resmi Dibuka: Sinergi Daerah untuk Ekonomi Nasional

JEMBER, JEMPOLINDO.ID  – Jatim Specialty Coffee, Tobacco, dan UMKM Festival ke-3 resmi dibuka. Acara berlangsung di Alun-alun Jember Nusantara, pada Jum’at (15/05/2026)

Acara dibuka langsung oleh Pj Sekda Jember, Imam Fauzi, yang mewakili Bupati Muhammad Fawaid (berhalangan hadir). Turut hadir Direktur Utama Keuangan PDP Dhima Akhyar, Kasat Pol PP, dan para undangan lainnya.

Pemerintah Kabupaten Jember bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat pengembangan sektor kopi, tembakau, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai strategi penguatan ekonomi daerah dan nasional

Dalam sambutannya, Imam Fauzi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pelaku usaha untuk membangun ekosistem ekonomi berbasis potensi lokal.

“UMKM terbukti menjadi bantalan ekonomi nasional karena menyerap sebagian besar tenaga kerja dan memberikan kontribusi besar terhadap produk domestik bruto,” ujarnya.

Kombinasi Tiga Sektor

Selain UMKM, sektor kopi dan tembakau dinilai memiliki nilai strategis bagi Kabupaten Jember yang selama ini dikenal sebagai sentra perkebunan terbesar di Jawa Timur.

Kombinasi ketiganya disebut menjadi simbol penguatan ekonomi sekaligus persatuan masyarakat.

Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus membangun konektivitas program bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa dan Pemerintah Kabupaten Jember.

“Program ini sudah memasuki tahun ketiga. Ini seperti bayi yang baru mulai berjalan, sehingga perlu terus didukung dan dikembangkan,” lanjut Imam Fauzi.

Rencana Peluncuran Surga Kopi

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah juga menyampaikan rencana peluncuran program “Surga Kopi” yang bertujuan memperkuat identitas Jember sebagai pusat kopi nasional.

Meski tanggal peluncuran belum ditentukan, pemerintah memastikan program tersebut akan segera direalisasikan setelah proses administrasi dan kebijakan pendukung selesai.

Jember dinilai memiliki potensi besar di sektor kopi, termasuk keberadaan pusat penelitian kopi dan kakao yang menjadi salah satu institusi strategis nasional di bidang perkebunan.

Perkuat Investasi

Selain penguatan sektor hulu, pemerintah juga berupaya membenahi badan usaha milik daerah (BUMD) dan mendorong keterlibatan sektor swasta untuk memperkuat investasi serta hilirisasi produk kopi dan tembakau.

“Ekosistem usaha harus dibangun secara menyeluruh, baik melalui birokrasi, korporasi, maupun dukungan sektor swasta,” tegasnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, pemerintah berharap produk kopi, tembakau, dan UMKM Jember mampu memiliki nilai tambah lebih tinggi serta bersaing di pasar nasional hingga internasional,” pungkas Pj Sekda Imam Fauzi. (#)

  • Pewarta: Selamet Hariyadi
  • Editor: Miftahul Rachman
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img