JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Ada yang menarik, dari Kegiatan Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa/Kelurahan), yang berlangsung di Kecamatan Tempurejo, pada Minggu (14/12/2025).
Kehadiran peserta yang berjumlah ribuan, justru menjadi ladang baru bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan sektor UMKM lainnya.
Diantara PKL yang ada, Salah satunya mengaku bernama Bu Aan, warga Desa Karanganyar, Kecamatan Ambulu, yang rutin mengikuti gelaran Bunga Desa.
Perempuan itu berjualan makanan dan minuman ringan, yang tidak memiliki tempat tetap untuk berjualan.
“Saya baru bisa mangkal berjualan, ketika ada acara hiburan atau kegiatan seperti ini,” ujar Bu Aan.
Karenanya, kegiatan Bunga Desaku, menjadi ladang baginya untuk berjualan.
Untuk itu, ia selalu berusaha mengikuti acara Bunga Desaku.
“Kalau ada kegiatan Bupati, ramai pengunjung karena diikuti seluruh desa,” katanya .
Memang, dari hasil berjualan saat Bunga Desaku, keuntungannya tidak selalu tetap.
“Tapi alhamdulillah bisa lumayan, antara Rp500 ribu sampai Rp700 ribu,” ujarnya.
Bu Aan juga membagikan kiatnya untuk mendapatkan informasi kegiatan.
“Saya selalu bertanya ke perangkat desa atau petugas kecamatan jika ada acara Bunga Desa. Kalau lokasinya terlalu jauh, ya tidak saya ikuti,” katanya.
Di akhir percakapan, ia berharap, agar kegiatan Bunga Desaku itu dapat terus berkelanjutan.
“Sering-seringlah Bupati mengadakan acara seperti ini agar pendapatan pedagang kecil seperti kami bisa lebih baik,” harapnya.
Bu Aan juga menyatakan bahwa dirinya aktif menyimak informasi program yang disampaikan oleh Bupati Jember.
“Kadang kadang apa yang disampaikan Gus Bupati, bisa menjadi informasi tambahan bagi saya,” ujarnya.
Jalan Sehat Kampung

Sebagai tambahan, Kegiatan Bunga Desa di Kecamatan Tempurejo, diramaikan juga dengan kegiatan Jalan Sehat Kampung.
Kegiatan itu dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Akhmad Helmi Luqman, yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Jember Gytha Eka Puspita, beserta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pariwisata, serta perwakilan seluruh OPD. (#)
- Pewarta: Selamet Hariyadi
- Editor : Miftahul Rachman





