21.3 C
East Java

Bupati Jember Luncurkan Bantuan Pangan 8.000 Ton, Tekan Inflasi Pasca Lebaran

JEMBER, JEMPOLINDO.ID Bupati Jember, Muhammad Fawaid, S.E., M.Sc., secara resmi meluncurkan bantuan pangan untuk periode Februari dan Maret pasca momentum Ramadhan dan Idul Fitri, pada Jum’at (10/04/2026).

Peluncuran ini bertujuan membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi. Bupati Fawaid didampingi oleh Pj Sekda, Kepala Bulog, Wakapolres, Danramil, dan jajaran OPD dalam acara tersebut.

Program ini melibatkan pemerintah pusat, Perum Bulog, serta aparat TNI dan Polri. Pemerintah berharap langkah ini tidak hanya meredam tekanan inflasi, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan pangan akibat perubahan iklim yang semakin tidak menentu.

“Bantuan pangan ini dapat meringankan beban masyarakat,” ujar Gus Bupati.

Berbasis Aplikasi

Pendistribusian bantuan pangan hari ini menyasar tiga kecamatan di wilayah kota, yaitu Kaliwates, Sumbersari, dan Patrang.

Mekanisme distribusi menggunakan sistem berbasis aplikasi serta melibatkan petugas di tingkat kelurahan dan desa.

Total bantuan tahap awal mencapai sekitar 8.000 ton beras dan 1,8 juta liter minyak goreng.

Serapan Bulog Jember

Di sisi lain, Bulog berhasil menyerap sekitar 168.000 ton gabah kering panen sejak awal tahun. Harga gabah di tingkat petani juga menunjukkan tren kenaikan.

Jika awal tahun masih berkisar Rp6.100 per kilogram, kini harga mencapai Rp6.700 hingga Rp8.000 per kilogram.

Angka ini melampaui Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram.

“Sinergi antarinstansi harus terus kami perkuat guna menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah,” jelas Kepala Bulog Jember, Andre Saputra. (#)

- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img