BEM PTAI Banten Gelar Talk Show Melineal Lawan Hoax

0
136

Jempolindo.id -Tangerang – Fenomena berita hoaxs masih menjadi pekerjaan rumah yang sukar  diselesaikan. Pasca sidang MK dan Jokowi – Ma’ruf, sebagai presiden dan wakil presiden terpilih, berita hoaxs masih bertebaran dilini masa media sosial.

Dari kegelisahan tersebut,   BEM PTAI Banten menyelenggarakan “Talk Show Milenial” sebagai upaya pencerdasan dan langkah preventif melawan hoax, Senin (22/7).

Diskusi itu dihadiri  Subandi Misbach sebagai Pengamat Politik, Romly Revolvere sebagai jurnalis dan A Rosyid dari PC Ansor Kab Tanggerang, bertempat di Cafe dan Resto Sangawaluh Binong Tanggerang.

Subandi Misbach menjelaskan Media sosial sedang rame hoax. hoax lahir dri rahim politik post truth atau pasca kebenaran. Hoax artinya berita bohong. hoax secara definisi adalah berita yg tidak ada kaidahnya.

“Walaupun pilpres sudah selesai tapi kenapa hoax masih beredar, alasannya pertama tafsir agamanya berbeda dan yg kedua karena hoax pernah berhasil di amerika. Salah satu cara mengurangi berita hoax adalah dengan cara menulis. menulis berita yang baik dan benar,” Kata Subandi.

Sebagai Jurnalis Romly Revolvere, menyoroti isu agama sebagai isu yang sangat sensitif, terlebih ketika dibawa pada ajang kontesatasi politik. Medsos di konsumsi  semua orang, hampir semua orang bermedia, contohnya penyampaian opini melalui status FB.

Apa yang disebarkan atau disampaikan tidak semua faktual. Hoax bisa laku karena tingkat literasi masyarakat  rendah. Menkonsumsi berita pada hakikatnya yaitu untuk menambah pengetahuan atau wawasan.

“Banyak wartawan yg lahir bukan dari basic jurnalis. Yang harus diperhatikan dari berita atau informasi adalah dampaknya,” tegas Romly Revolvere.

Sementara  A Rosyid mewakili PC GP Ansor Kab Tanggerang, menganggap adanya perbedaan lazim. Perpecahan di negara timur,  karna diadu domba lewat media, tak terkecuali di   Indonesia.

Perkara yang  dapat menyempurnakan pekerjaan maka sifatnya wajib.

“Nasionalisme itu wajib hukumnya. Tanamkan dalam diri kita nasionalisme. Bagaima agar kita terhindar dari hoax? caranya yaitu dengan cara tanamkan nasionalisme paham dalam upaya mempertahankan persatuan dan kesatuan,” pungkasnya. (*)

Sumber : Press Realese BEM PTAI Banten

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini