BerandaBeritaBakal Cakades Mayangan Diduga Ijasahnya Bermasalah, Panitia Menepis

Bakal Cakades Mayangan Diduga Ijasahnya Bermasalah, Panitia Menepis

- Advertisement -spot_img

JEMBER – Gumukmas – JEMPOLINDO.ID Merebak kabar, salah satu bakal calon kades Mayangan Kecamatan Gumukmas, persyaratan ijasahnya  diduga bermasalah. Namun, pihak panitia Pilkades, pada tahapan verifikasi berkas tetap meloloskannya.

Berdasarkan sumber Jempol, Bacakades Sunoto, diduga Ijasah MI, setara dengan Sekolah Dasar nya bermasalah. Kabarnya hilang, sehingga saat pendaftaran sebagai Calon Kades Mayangan, Sunoto hanya menggunakan Surat Keterangan yang dilegalisir Dinas Pendidikan Kabupaten Jember.

“Mulanya, Sunoto mendaftarkan dengan menggunakan ijasah SMA, hanya saja ijasah SMA nya juga janggal, sehingga ijasah SMA ditarik, tidak jadi digunakan sebagai persyaratan,” kata sumber Jempol.

Atas dugaan menggunakan dokumen ijasah palsu, maka sebagian warga desa Mayangan, berencana akan melaporkan kepada pihak berwajib untuk ditindak lanjuti berdasarkan hukum yang berlaku.

“Masyarakat sudah resah, panitia pilkades sepertinya berulah, tidak transparan dan ada kecendrungan tidak netral,” ujarnya.

Mengklarifikasi dugaan itu, Jempol menjumpai Panitia Pilkades di sekretariat, Sabtu (19 juni 2021) siang.

Menurut Ketua Panitia Pilkades Mayangan  Imam Syafii,  pihaknya  memastikan 10 kontestan dinyatakan lolos verifikasi berkas, dan berhak mengikuti tahapan tes ujian, yang akan diselenggarakan di Pemkab Jember pada tangga  15 Juli 2021.

Pernyatan Imam Syafii, seolah menepis rumor adanya salah satu calon yang dokumennya palsu. Semua Bakal Calon telah dinyatakan lolos verifikasi berkas, tidak ada yang ditolak.

“Biasa mas,  wong namanya politik, ada banyak cara guna mencapai tujuan,” katanya.

Sedangkan Ketua BPD Mayangan Yudi  Jatmieko, yang mendampingi Panitia Pilkades, menyatakan, selaku  ketua BPD Desa Mayangan  berharap agar perhelatan pilkades yag akan di gelar pada tanggal 30-agustus 2021, dapat berlangsung aman dan damai.

“Sekaligus menghasilkan sosok kepala desa yang bisa mngayomi dan  membangun desa Mayangan lebih maju kedepanya. Kami berharap masyarakat Mayangan bisa betul-betul bisa memilih pemimpinnya dengan nurani,” ujarnya.

Sementara, Bakal Cakades Mayangan  Sunoto, saat dijumpai menyatakan harapannya agar semua pihak bisa menghargai proses yang sedang berjalan.

“saya hanya berharap, tidak saling jegal antar sesama calon,” harapnya.

Sedangkan, H Hoirul, selaku  Ketua Tim Pemenangan Sunoto, juga berharap agar kontestasi politik ini dapat berlangsung bersih dan adil.

Ditanya tentang kemungkinan maraknya permainan politik uang, H Hoirul menegaskan agar semua pihak berwenang bertindak adil.

“Jika memang ada temuan permainan politik uang, terkait jual beli suara, jangan sampai tebang pilih,” pungkasnya. (gito)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img