JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Di tengah maraknya keluhan masyarakat terhadap birokrasi administrasi kependudukan (Adminduk), Bupati Jember Muhammad Fawaid, S.E., M.Sc., kembali melanjutkan program Bunga Desa di Kecamatan Mayang, Selasa (22/7/2026).
Didampingi jajaran perangkat daerah, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Jember itu menyapa langsung pelajar, tokoh masyarakat, hingga kelompok pengajian.
Semangat Belajar dan Bakti Orang Tua
Mengawali kunjungannya, Gus Bupati—sapaan akrabnya—berdialog dengan siswa-siswi SMP Negeri 1 dan 2 Mayang. Di hadapan ratusan pelajar, ia menekankan pentingnya kerja keras dan doa.
“Belajar tanpa belajar itu mustahil untuk meraih kesuksesan. Jangan lupa berdoa, berbakti kepada orang tua dan guru,” tegasnya.
Bukan Kampanye, tapi Sosialisasi Program
Dalam pertemuan dengan tokoh masyarakat dan majelis taklim, Gus Bupati meluruskan bahwa agenda ini murni untuk menyapa warga dan mensosialisasikan program pemerintah kabupaten, bukan ajang kampanye.
“Masyarakat harus tahu apa yang menjadi program kami. Meski sudah lewat medsos, kecamatan, dan desa, tetap perlu sentuhan langsung,” ujarnya.
Sinergi Program Pusat dan Daerah
Bupati menegaskan bahwa seluruh program Pemkab Jember selaras dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto, di antaranya:
- KTP gratis
- Universal Health Coverage (UHC)
- Pencegahan stunting
- Penurunan angka kemiskinan
- Beasiswa gratis
- Insentif guru ngaji
Tegas: Jangan Persulit Warga Urus Dokumen!
Sorotan utama dalam kunjungan kali ini adalah larangan tegas mempersulit pengurusan administrasi kependudukan, terutama KTP dan layanan UHC.
“Ketika ada warga yang butuh mengurus dokumen apa pun, mohon jangan dipersulit. Apalagi urusan KTP dan UHC,” perintah Gus Bupati kepada seluruh OPD terkait.
Untuk layanan kesehatan, ia meminta semua tenaga medis dan dokter mendahulukan penanganan pasien.
“Untuk UHC, saya harap ketika ada pasien, jangan dipersulit. Tangani dulu, urusan administrasi belakangan. Saya tidak mau dengar ada orang sakit yang tidak cepat tertangani hanya karena administrasi,” tandasnya.
Wadul Gus E: Saluran Pengaduan Masyarakat
Bagi warga yang merasa dipersulit dalam pengurusan administrasi maupun pelayanan kesehatan, Bupati membuka kanal pengaduan langsung melalui WADUL GUS E di nomor 0811 3031 1188.
“Silakan lapor ke saya. Saya ingin semua program pemerintah kabupaten diketahui dan dirasakan oleh seluruh warga Jember,” pungkasnya.
Gus Bupati juga meminta dukungan doa dari seluruh masyarakat demi kemajuan Kabupaten Jember ke depan.
Kasus Layanan Adminduk:
Kunjungan ini menjadi respons nyata atas maraknya pengaduan masyarakat terhadap birokrasi berbelit, mulai dari pembuatan KTP yang molor hingga penanganan kesehatan yang tertunda karena administrasi.
Program Bunga Desa hadir sebagai jembatan aspirasi sekaligus pengawasan langsung terhadap kinerja pelayanan publik di tingkat kecamatan dan desa. (#)
- Pewarta: Selamet Hariyadi
- Editor: Gilang Gibran Al Fikri





