23.2 C
East Java

Bambang Haryadi Kukuhkan Pengurus Dekopinda Jember: Kembalikan Trust Koperasi 

JEMBER, JEMPOLINDO.ID Ketua Umum Dekopin Bambang Haryadi melantik Pengurus Dekopinda (Dewan Koperasi Indonesia Daerah) Kabupaten Jember, di Pendopo Wahyawibawagraha, pada Jum’at (13/03/2026).

Keberadaan Dekopinda Kabupaten Jember, yang sempat lama mati suri ini, diharapkan akan memberikan angin segar bagi pertumbuhan ekonomi.

Menurut Bambang, Dekopin merupakan wadah tunggal perjuangan dan organisasi gerakan perkoperasian di Indonesia.

Fungsi utamanya adalah menyalurkan aspirasi, meningkatkan kualitas, dan menjadi mitra pemerintah daerah dalam memajukan koperasi.

“Untuk itu, kami minta pengurus Dekopinda segera melakukan konsolidasi, baik internal maupun eksternal,” ujarnya.

Terutama, untuk mengembalikan trust masyarakat Jember terhadap koperasi. Selama ini, koperasi yang dikenal hanya simpan pinjam. Padahal sebenarnya banyak jenis koperasi.

“Kami berharap segera mengembalikan trust koperasi kepada masyarakat. Dan mengkalkulasi kembali seluruh koperasi yang ada, baik yang masih hidup maupun yang sudah mati,” katanya.

Anggota DPR-RI itu juga meminta agar Pengurus Dekopinda Kabupaten Jember mensosialisasikan koperasi kepada kalangan generasi muda.

“Stigma Generasi muda mengenal Koperasi sebagai tinggalan masa lalu,” katanya.

Padahal, menurut Legislator Partai Gerindra itu, di Negara Maju, seperti di Eropa, gerakan perekonomiannya berbasis koperasi, bahkan Koperasi sudah merambah pada dunia sepakbola, seperti Barcelona.

“Di Jember kan ada Persid, bisa saja Persid dimiliki oleh koperasi, yang anggotanya terdiri dari penggemar sepakbola,” ujarnya.

Untuk menyesuaikan dengan perkembangan jaman, DPR-RI juga tengah membahas perubahan regulasi.

“Ini sedang kita bahas perubahan regulasi, yang akan kita sesuaikan dengan perkembangan jaman,” tandasnya.

Koperasi adalah Kunci Pemerataan Ekonomi

Pada kesempatan yang sama Bupati Jember Muhammad Fawait, menjelaskan bahwa salah satu kunci pemerataan ekonomi adalah koperasi.

“Sesuai dengan harapan Ketum Dekopin, kita berharap koperasi bukan hanya digerakan oleh usia old, tetapi juga merambah pada generasi muda,” ujarnya.

Jika gerakan Koperasi masive, menurut Bupati Fawait, maka akan menjadi leader pergerakan ekonomi di Jember.

“Kita juga minta tolong kepada Dekopin, bagaimana Koperasi juga menjadi penopang program MBG,” ujarnya.

Support DPRD Kabupaten Jember

Ketua DPRD Kabupaten Jember Ahmad Halim menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Jember, akan mendorong agar Koperasi bisa tumbuh dan berkembang.

“Untuk itu Dekopinda Jember kita berharap bisa merangkul semua elemen masyarakat,” katanya.

Terlebih, kata Halim, Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen yang kuat terhadap pergerakan koperasi.

“Karenanya, kami yakin Koperasi dapat berkembang lebih maju di Kabupaten Jember,” tegasnya.

Digitalisasi Koperasi

Ketua Dekopinda Kabupaten Jember Ardi Pujo Prabowo, menjelaskan program kerja Dekopinda ke depan, diantaranya konsolidasi internal dan eksternal.

“Kami akan segera melakukan konsolidasi organisasi, untuk menyusun program kerja kedepan,” katanya.

Program kerja yang menjadi fokus diantaranya, digitalisasi di dunia koperasi.

“Untuk itu kami akan merangkul kalangan generasi muda, yang dekat dengan dunia digital,” ujarnya.

Ardi menyakini Dekopinda Jember mampu berperan aktif, dalam memajukan perekonomian daerah.

“Untuk itu, dalam kepengurusan Dekopinda, kami bukan hanya merangkul kalangan politisi, tetapi juga elemen masyarakat lainnya, termasuk generasi muda,” ujarnya.

Dekopinda Mitra Kerja Dinas Koperasi

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Kabupaten Jember Sartini menjelaskan bahwa Dekopinda merupakan mitra kerja Diskopum.

“Untuk itu kami berharap agar Dekopinda segera menyusun program kerjanya, agar keberadaannya bisa segera dirasakan oleh gerakan koperasi,” ujarnya.

Sebagai mitra kerja Diskopum, kata Sartini Dekopinda merupakan wadah untuk memperjuangkan hak hak koperasi.

“Misalnya, ada koperasi yang membutuhkan pendampingan dalam memperjuangkan haknya, ini merupakan bagian dari kewenangan Dekopinda,” ujarnya.

Sementara, tupoksi Diskopum Jember lebih kepada melakukan pengawalan sejak pengurusan legalitas, peningkatan SDM, pengawasan regulasi, hingga praktek berkoperasi.

“Sedangkan Dekopinda lebih kepada jati diri koperasi, dalam menjalankan gerakan perkoperasian,” jelasnya.

Sartini juga bersepakat, kedepan Koperasi sudah harus mengenal digitalisasi, dalam menjalankan organisasinya.

“Melalui digitalisasi ini, koperasi dapat menjalankan usaha dan memberikan layanan kepada anggotanya, melalui aplikasi digital,” pungkasnya. (#)

  • Pewarta: Sundari Rianto
  • Editor: Miftahul Rachman
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img