JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Jember, Wahyu Prayudi Nugroho, melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan Ke-1 Tahun 2026 di daerah pemilihannya, pada Senin (09/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji ini menjadi momen penting untuk menjaring aspirasi serta memperkuat tali silaturahmi dengan konstituen di bulan suci Ramadhan.
“Reses ini adalah tanggung jawab moral dan konstitusional kami sebagai wakil rakyat, sebagaimana diatur dalam undang-undang. Ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi upaya nyata untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat,” ujar Wahyu di hadapan warga Dapil 2.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyu yang baru saja bertugas di Komisi D (yang membidangi kesejahteraan rakyat) setelah sebelumnya berada di Komisi B, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengawal jalannya pembangunan dan penyaluran program pemerintah, baik dari pemerintah kabupaten maupun pusat.
Fokus Kritisi Program MBG
Salah satu poin krusial yang disorot dalam reses kali ini adalah program strategis nasional, Makanan Bergizi Gratis (MBG). Wahyu secara tegas mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penerima pasif, tetapi juga menjadi subjek pengawas yang kritis.
“Kita perlu bekerja sama dalam pengawasan. Anggota dewan tidak bisa bekerja sendiri. Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk secara aktif mengkritisi dan mengawasi jalannya program MBG di wilayah kita. Mulai dari kualitas bahan makanan, kebersihan pengolahan, hingga ketepatan sasaran penerima manfaat,” tegasnya.
Ia mengingatkan agar setiap temuan di lapangan disampaikan secara bertanggung jawab.
“Jika menemukan penyimpangan atau hal-hal yang tidak beres, sampaikan kepada kami disertai dengan bukti-bukti yang kuat. Jangan hanya berdasarkan kabar burung atau isu yang tidak jelas sumbernya,” ujarnya .
“Dengan bukti yang valid, kita bisa bersama-sama mendorong perbaikan agar program MBG benar-benar bermanfaat bagi peningkatan gizi anak-anak kita,” imbuhnya.
Selain MBG, Wahyu juga menjaring aspirasi terkait pencairan insentif guru ngaji dan revitalisasi gedung sekolah. Di bidang pendidikan, ia berkomitmen untuk memperjuangkan akses pendidikan gratis.
“Sebagai anggota Komisi D, saya akan berjuang agar tidak ada lagi anak-anak di Jember, khususnya di Dapil 2, yang putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan karena alasan ketidakmampuan. Pendidikan harus bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan reses ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari warga yang hadir, yang memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan pertanyaan langsung kepada wakilnya. (#)
- Pewarta: Selamet Hariyadi
- Editor: Miftahul Rachman





