19.4 C
East Java

Kuatkan Sinergi Dengan Pemerintah Pusat, Bupati Jember: Pengentasan Kemiskinan Bukan Sulapan

JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Pemerintah Kabupaten Jember terus mempercepat pengentasan kemiskinan melalui sinergi kuat bersama Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin).

Bupati Jember Muhammad Fawaid, didampingi Pj Sekda, jajaran OPD, serta Wakil Kepala BP Taskin, hadir langsung dalam acara Sitaskin (Sinergisitas Percepatan Pengentasan Kemiskinan) di Balai Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, pada Rabu (12/02/2026).

Komitmen ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar program pemerintah menyentuh masyarakat paling bawah.

Wakil Kepala BP Taskin, Iwan Simulea, menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan tidak bisa diselesaikan secara sektoral.

“Kami mengoordinasikan sinergi lintas kementerian melalui program konkret seperti perbaikan infrastruktur sekolah, perluasan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Fokus pada Wilayah Pinggiran dan Kelompok Rentan

Kabupaten Jember memusatkan intervensi di wilayah pinggiran kebun, hutan, dan pesisir.

Bupati Fawaid menyebut kantong kemiskinan masih didominasi buruh tani tanpa lahan dan masyarakat pelosok, yang sulit mengakses layanan dasar.

“Mayoritas warga miskin ekstrem adalah buruh tani, bukan pemilik lahan. Kami akan berkoordinasi dengan BP Taskin agar program hutan sosial tepat sasaran dan dikelola langsung oleh mereka,” jelas Bupati.

Pemerintah daerah juga memperluas akses pelayanan publik, hingga ke pemerintahan desa dan kecamatan.

“Sekarang warga cukup ke kecamatan untuk buat KTP. Layanan kesehatan dan pendidikan juga harus merata hingga ke desa-desa,” tambahnya.

Strategi Jangka Panjang dan Target Penurunan Drastis

Pemkab Jember tidak menargetkan hasil instan. Namun dalam lima tahun ke depan, Bupati optimistis angka kemiskinan turun signifikan.

Salah satu langkah strategis yang telah dirancang adalah pembangunan Kampung Nelayan pada tahun 2026, bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Kehutanan.

Melalui pemerataan layanan publik, penguatan akses lahan bagi buruh tani, serta pengembangan ekonomi pesisir, Pemkab Jember bertekad menghadirkan perubahan nyata bagi warganya yang selama ini berada di garis kemiskinan ekstrem.

“Pengentasan kemiskinan bukan sulapan. Tapi dengan kerja bersama dan data yang akurat, kami yakin Jember bisa turunkan angka kemiskinan secara drastis,” pungkas Muhammad Fawaid. (#)

  • Pewarta: Selamet Hariyadi
  • Editor: Miftahul Rachman 
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img