JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Menjelang tutup tahun 2025, Bupati Jember Muhammad Fawait, menyerahkan bantuan sebanyak 2500 Rombong Mlijo dan 200 Gerobak Cinta, di Jalan Sudarman, depan Kantor Pemkab Jember, pada Rabu (31/12/2025)
Gus Fawait, menyerahkan bantuan secara serentak kepada penerima dari 31 kecamatan se-Kabupaten Jember.
Tampak mendampingi Bupati Jember, Ketua DPRD Kabupaten Jember Ahmad Halim, Ketua TP3D Kabupaten Jember Gogot Cahyo Baskoro, Plt Sekda Jember Akhmad Helmi Luqman dan jajaran OPD Pemkab Jember.
Kepada sejumlah wartawan, Gus Bupati menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk konkret keberpihakan pemerintah kabupaten kepada pelaku UMKM, PKL, dan para penjual mlijo (sayuran).
“Kita tahu bahwa setiap ada krisis, kita diselamatkan oleh ekonomi sektor informal,” ujarnya.
Ke depan, akan ada program berkelanjutan berupa pemberian pinjaman kredit dengan suku bunga sangat rendah, pelatihan, pembuatan sertifikat halal, serta pendampingan perizinan BPOM.
“Program ini akan berkelanjutan. Saat ini banyak yang mendaftar, sehingga sangat dinantikan masyarakat pelaku ekonomi sektor informal,” ujarnya.
Terealisasinya program itu, kata Gus Bupati, berkat kerjasama antara Pemkab Jember, DPRD Kabupaten Jember dan Forkopimda.
“Program ini bisa berjalan dengan baik, karena adanya kerjasama, dengan DPRD Kabupaten Jember, dan Forkopimda,” ujarnya.
Mengenai penataan PKL, akan menjadikan food street di Jalan Kartini, sebagai pilot project, dengan jam operasional malam hari, khusus untuk pedagang makanan dan minuman.
“Penataan akan dilakukan bertahap dan terukur dengan melibatkan berbagai pihak, agar terkendali dan tidak merugikan pelaku usaha,” katanya.
“Saya tidak bisa bekerja sendiri, mohon dukungan dan doanya,” imbuh Gus Bupati.
Terimakasih Kepada Presiden Prabowo
Bupati Jember juga menyampaikan terima kasih atas berbagai bantuan langsung dari Presiden Prabowo Subianto, seperti becak listrik yang telah diserahkan sebelumnya, serta revitalisasi sekolah, serta bantuan lainnya.
“Dalam tahun 2025, kami mendapatkan bantuan banyak sekali dari Presiden Prabowo,” katanya.
Bantuan Khusus Untuk Warga Jember
Dra Sartini, Kepala Dinas Koperasi, menegaskan bahwa pendistribusian dilakukan melalui proses pendataan dan dikhususkan bagi warga ber-KTP Jember.
Jika ada penerima dari luar kabupaten, akan dikeluarkan dari daftar.
“Satu KK hanya menerima satu gerobak meskipun memiliki lebih dari satu usaha. Program ini bersifat berkelanjutan,” jelasnya. (#)
- Pewarta: Selamet Hariyadi
- Editor: Miftahul Rachman





