19.2 C
East Java

Panen Raya Jagung Capai 15,54 Ton Per Ha, Kelompok Tani Makmur Dukuh Dempok Jadi Percontohan Ketahanan Pangan

Jember, Jempolindo.id  – Kelompok Tani Makmur di Desa Dukuh Dempok, Kecamatan Wuluhan, menggelar panen raya jagung di hamparan Agrosolution, Rabu (10/12/25).

Kegiatan yang dihadiri sejumlah pejabat dan institusi ini, sekaligus menjadi bukti capaian produktivitas jagung yang tinggi, mencapai potensi 15,54 ton per hektare.

Acara tersebut dihadiri oleh Kompol Nurmala, S.H., S.I.K. (Kabag SDM Polres Jember), Ir. Mochamad Sigit Boedi Ismoehartono, M.P. (Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember), Mohammad Yadi Sofyan Noor, S.H. (Ketua Umum KTNA Nasional), Mohamad Sholeh (Ketua KTNA Jember), Muspika Wuluhan, perangkat Desa Dukuh Dempok, perwakilan Bulog Jember, dan PT AHSTI.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember, Mochamad Sigit Boedi Ismoehartono, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian Kelompok Tani Makmur.

“Kami mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Kelompok Tani Makmur di Desa Dukuh Dempok. Pencapaian ini sangat membantu program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujarnya.

Produktivitas Tinggi Diapresiasi Nasional

Potensi produksi jagung yang mencapai 15,54 ton per hektare merupakan akumulasi dari produktivitas petani yang tergabung dalam kemitraan dan binaan asosiasi pertanian, seperti Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA).

Ketua Umum KTNA Nasional, Mohammad Yadi Sofyan Noor, tidak hanya memuji produktivitas tersebut, tetapi juga semangat petani Jember yang langsung memulai tanam awal untuk musim berikutnya.

“Produksi pertanian Jember, termasuk jagung, sangat mendukung program pemerintah mengejar target Swasembada Pangan Nasional di tahun 2025. Potensi 15,54 ton per hektare ini data yang besar sekali dan harus dikembangkan,” jelas Yadi Sofyan.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini akan diekspos di ajang nasional seperti Pekan Nasional (Penas) dan Indonesia Pertanian Peternakan Terpadu (Induperipurna) sebagai contoh nyata dalam mencapai kedaulatan dan kemandirian pangan.

Panen Jagung dan Tanam Padi Perdana Sekaligus

Di tempat yang sama, Ketua Kelompok Tani Makmur, Sucipto, menjelaskan bahwa kegiatan hari ini tidak hanya panen raya jagung, tetapi juga sekaligus melakukan tanam padi perdana.

“Kami bersyukur atas hasil yang baik ini. Selain panen, kami juga langsung memulai musim tanam padi untuk menjaga kontinuitas produksi,” kata Sucipto.

Ia juga mengungkapkan bahwa KTNA Jember telah melakukan kontrak bersama Bulog terkait penjualan hasil panen, yang diharapkan dapat memberikan kepastian pasar dan harga yang menguntungkan bagi petani.

Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi kelompok tani lainnya dan menjadi langkah konkret dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional. (#)

- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img