Jember, Jempolindo.id – Milad ke 35, SMAN Arjasa Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember adakan lomba Mural tingkat Provinsi Jawa Timur, bertema “Jember Eco Tourism”.
Melalui Koordinator Panitia Lomba sekaligus Humas SMAN Arjasa, Yudi Harianto menjelaskan kegiatan Lomba Mural ini merupakan hasil pembahasan bersama Kepala Sekolah SMAN Arjasa.
“Sebelum milad ini dilaksanakan, ini sudah ada obrolan kecil dengan kepala sekolah, gimana kita bisa membuat satu kegiatan yang bisa mengangkat nama SMAN Arjasa dan bersifat positif,” ujar Yudi, saat ditemui diruang kerjanya pada Minggu (10/08/2025).
Meski, awalnya pihak SMAN Arjasa ingin melaksanakan lomba tingkat nasional, namun karena keterbatasan kemampuan, maka disepakati membuat lomba mural untuk tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Untuk lomba tingkat Nasional kita masih belum bisa,” ujar Yudi
Lomba Mural ini diikuti oleh SMAN Tapen Bondowoso, SMAN Batu Malang,
SMA Khodijah Surabaya, SMAN 2 Situbondo, SMA Katholik Frateran Surabaya dan sekolah yang berada di Jember.
“Jumlah peserta lomba ada 21 peserta lomba yang mengikuti, untuk satu tim peserta terdiri dari 4 siswa dan 1 guru pendamping,” jelasnya.
Sedangkan kelengkapan peralatan lomba, yang disediakan panitia terdiri dari Cat, Kuas dan kebutuhan lainnya.
“Cat ada sponsor dari salah satu perusahaan cat,” ujar Yudi.
Tujuan lomba mural, untuk mewadahi daya kreasi siswa yang mempunyai jiwa seni, sehingga bisa tersalurkan secara positif, membangun karakter siswa
“Melalui kreasi seni ini bisa mendidik siswa agar memiliki mental yang kuat sebab seni itu tidak ternilai mas,” ujar Yudi.
Panitia mendatangkan juri dari DKJ Jawa Timur, MGMP, dan Praktisi seni.
“Lomba start jam 8 sampai jam 4, tapi kalau lebih cepat selesai semua kita tutup perlombaan,” katanya.
SMAN Arjasa Berkoordinasi dengan Bakorwil
Kegiatan ini, kata Yudi disosialisasikan melalui medsos, dan berkoordinasi bersama Bakorwil Provinsi Jawa Timur di Jember.
“Sehingga kita mendapatkan rekomendasi penyelenggaraan lomba mural tingkat Jawa timur,” ujarnya.
Selanjutnya, Yudi berharap pelaksanaan lomba tahun mendatang, bisa lebih baik lagi.
“Kalau memungkinkan bisa menjadi lomba tingkat Nasional,” tutupnya. (Slmt)





