17.6 C
East Java

Ditengara 200 Ribu KPM Dicoret, Gubernur Jatim: Waspadai Judi Online Dalam Bansos

Jember, Jempolindo.id – Gubernur Jawa Timur Kholifah Indar Parawansa ajak Pendamping Sosial menjadi garda terdepan, mewaspadai Judi Online dalam Bansos.

Baca juga: Gubernur Jatim Gelar Rakor Urai Kemacetan Lalu Lintas Dampak Penutupan Jalan Gumitir  

Ajakan itu disampaikan Khofifah, saat mengadakan pertemuan bersama Pendamping PKH Plus

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK)

Taruna Siaga Bencana (Tagana), di Pendopo Wahyawibawagraha Kabupaten Jember, pada Kamis (31/07/2025).

Hadir pada kesempatan itu Bupati Jember Muhammad Fawait dan jajaran Pejabat OPD Pemkab Jember.

“Ada 200 ribu bansos yang digunakan untuk judi online,” kata Khofifah.

Indikasi itu berdasarkan informasi dari PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan).

“Jika indikasi itu benar, maka kemudian rekening penerima bansos diblokir,” katanya.

Gubernur Jatim menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan berbagai bantuan sosial, dan menekankan pentingnya peran pendamping sosial dalam pengentasan kemiskinan serta pengawasan penyalahgunaan bansos.

“Karenanya, kami minta kepada para pendamping (Pendamping PKH, TKSK, dan PKH Plus) untuk memverifikasi indikasi adanya bansos yang digunakan judi online, kalau betul, maka segera didelete,” tegasnya.

Disalurkan sembilan jenis bantuan sosial kepada warga Jember.

Pendamping PKH, TKSK, dan PKH Plus diimbau melakukan edukasi dan verifikasi ketat.

Pada kesempatan itu Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Jatim terhadap warga Jember. (MR)

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img