Sukorambi Jember, Jempolindo.id – Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Sukorambi menggelar aksi simpatik, sambil melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap antrian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Jubung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, pada Rabu (30/07/2025).
Menariknya, sambil melakukan pemantauan antrian, Muspika Sukorambi juga berbagi Snack dan air mineral kepada warga yang sedang mengantri.
Antrian panjang kendaraan terjadi akibat gangguan distribusi BBM dari Depo Banyuwangi, yang disebabkan oleh penutupan total Jalur Gumitir untuk perbaikan, sejak 24 Juli 2025.
Penutupan Jalan Gumitir direncanakan masih akan berlangsung hingga 24 September 2025.
Camat Sukorambi, Asrah Djoyo Widono Skep SH MSi, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memantau situasi, sekaligus memastikan sinergi dengan berbagai pihak.
“Kami memastikan distribusi BBM tetap terkendali dan menyiagakan tenaga medis untuk mengantisipasi gangguan kesehatan warga yang mengantri,” ujar Asrah.
Sebagai wujud empati, pihak kecamatan juga membagikan air minum kepada pengendara yang sedang mengantri.
Kapolsek Sukorambi Minta Warga Tidak Panik
Kapolsek Sukorambi, AKP Sudarsono SH, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik.
“Pasokan BBM untuk wilayah Jember dipastikan aman. Kami juga secara rutin memberikan informasi terkini mengenai ketersediaan BBM kepada masyarakat untuk menghindari hoax yang dapat memicu kepanikan,” tegasnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk menghindari tindakan impulsif yang dapat memperburuk situasi.
“Muspika Sukorambi akan terus memantau perkembangan di lapangan, dan berkoordinasi dengan pihak terkait, untuk menjaga kelancaran distribusi BBM serta ketertiban,” tutupnya.
Pertamina Gelontor 2000 Kiloliter Per Hari
Sebagai tambahan informasi, Bupati Jember Muhammad Fawait telah melakukan koordinasi bersama Pertamina Jember, untuk meminta penanganan pasokan BBM ke 40 SPBU dan 1 SPBUN di Kabupaten Jember.
Atas upaya Bupati Jember, Pertamina telah pengalihan pasokan BBM dari Depo Malang dan Surabaya, dengan menggerakkan 79 armada.
Pertamina juga menjamin ketersediaan BBM, dengan menaikkan quota hingga 100 persen, untuk memenuhi kebutuhan BBM warga Kabupaten Jember. Hingga mencapai 2000 Kiloliter per hari, dari kebutuhan biasanya 700 Kiloliter perhari. (BP)





