BERITA JEMPOL POLITIK & PEMERINTAHAN
Beranda / POLITIK & PEMERINTAHAN / DPRD Jember Mengaku Sulit Minta Data Stunting

DPRD Jember Mengaku Sulit Minta Data Stunting

jempolindo, jember, dprd jember, data stunting
Sekretaris Komisi D DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo

Jember _ Jempolindo.id _ Anggota Komisi D DPRD Jember mengaku sulit meminta data Stunting Kabupaten Jember. Keluhan itu disampaikan Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Edi Cahyo Purnomo. Pada Jum’at (27/01/2023) malam.

jempolindo, jember, dprd jember, data stunting

Data Stunting

Baca juga : Program Cetting 1000 Tekan Angka Stunting di Jember

Saat dikonfirmasi wartawan melalui saluran telepon seluler, Ipung sapaan akrab Sekretaris Komisi D DPRD Jember itu, menyatakan kesulitan mendapatkan data Stunting di Kabupaten Jember.

“Kami sudah minta data ke beberapa Dinas terkait, tetapi sampai sekarang belum juga diberi,” ujar Ipung.

Padahal, menurut Ipung untuk dapat menyelesaikan masalah Stunting, semua harus serius.

“Semua bermula dari data yang tepat, sehingga dapat diambil tindakan yang tepat,” ujarnya.

Respon Konflik Agraria, Komisi A DPRD Kabupaten Jember Gelar RDP Bersama Sekti Jember, Ungkap Fakta Mengejutkan

Untuk itu, Ipung meminta agar Pemkab Jember serius dalam menyelesaikan permasalahan Stunting yang ada di Kabupaten Jember.

“Karena ini kan masalah kita bersama,” tegasnya.

Sementara, berdasarkan informasi yang ada, terdapat perbedaan data yang menonjol antara Data Stunting Versi Dinas Kabupaten Jember, sebesar 7 persen. Sedangkan data dari Kemenkes, untuk angka Stunting Kabupaten Jember sebesar 34,7 persen.

“Kok bisa berbeda jauh ya. Kami juga heran mengapa ada penurunan begitu tajam. Tentu ini mencurigakan,” ujar Ipung.

Untuk itu, Komisi D DPRD Jember, kata Ipung akan segera memanggil Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan DP3AKB Kabupaten Jember.

Sempat Dikira Akting, Kepala Dinas Koperasi Jember Pingsan di Depan Pendemo Pasar Tanjung

“Kami tentu ingin tahu, berapa sebenarnya data Stunting, yang sesungguhnya,” tandasnya.

Kesulitan itu juga dirasakan Jempolindo, ketika mencoba menghubungi Kepala Dinas Sosial Jember dan Kepala DP3AKB Kabupaten Jember, keduanya mengarahkan untuk meminta ke Dinas Kesehatan.

Sayangnya ketika mencoba menghubungi Dinas Kesehatan Jember melalui WhatsApp, tampak centang biru (pertanda dibaca), namun tak ada jawaban. (Memet)

Berita Terbaru

× Advertisement
× Advertisement