17.4 C
East Java

3 Anak Terjangkit  DBD, PMI Jember Lakukan Fogging 

Loading

JEMBER – Tiga anak terjangkit DBD  di Kabupaten Jember, diketahui ketiganya adalah warga Kelurahan Tegal Gede dan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari.

Pengurus RT 08, Perumahan Kaliurang Green Garden Kelurahan Tegal Gede, Aditya Lingga Permana mengatakan, untuk di lingkungannya ada satu kasus yang terkena   Demam Berdarah Dengue (DBD)

“Untuk di sini ada satu anak yang menderita DBD, dan masih berumur dibawah 5 tahun,” ucap Aditya saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Rabu (5/1/2022).

Namun demikian, lanjut Aditya, saat ini kondisinya sudah berangsur membaik. “Sekarang sedang dirawat di salah satu klinik di Kecamatan Puger,” katanya.

Untuk kasus terjangkitnya DBD ini, diakui olehnya baru pertama kali di lingkungan tersebut.

“Kalau untuk tahun sebelumnya, belum ada yang terjangkit. Ini baru kasus pertama untuk demam berdarah,” ujarnya.

Sehingga, dengan adanya laporan terkait ada salah satu warganya terjangkit penyakit DBD. Pihaknya bergerak cepat untuk meminta bantuan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Jember agar dilakukan fogging.

“Alhamdulillah dari PMI langsung dilakukan fogging di wilayah kami. Dan untuk di sini ada sekitar kurang lebih 60 rumah,” ungkapnya.

“Jadi kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk saling menjaga lingkungan sekitar. Supaya tidak terjadi kasus serupa lagi,” sambungnnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua RT Cluster Pondok Indah, Perumahan Puri Bunga Nirwana Kelurahan Karangrejo Anang Fajri mengatakan, ada dua anak di lingkungannya yang dilaporkan terjangkit penyakit DBD.

“Untuk sakitnya itu mereka sejak seminggu yang lalu,” ujar Anang.

Sehingga, dengan adanya tanda-tanda terjangkit penyakit DBD itu dua anak tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Tapi alhamdulillah sudah pulang dari rumah sakit,” katanya.

Anang juga menambahkan, pasca ada warganya yang terjangkit penyakit DBD. Pihaknya juga meminta bantuan kepada PMI Jember. Untuk melakukan pengasapan fogging di sekitar lingkungannya.

“Mudah-mudahan dengan fogging ini tidak ada lagi yang terserang DBD. Karena dilokasi kami banyak rumah kosong,” pungkasnya.

Sementara itu pantauan wartawan di lapangan, petugas PMI Jember melakukan fogging di dua titik lokasi. Yang sebelumnya tiga anak tersebut terjangkit penyakit DBD.

“Dari laporan dan permintaan warga, kami melakukan pengasapan sebagai bentuk pengendalian penyebaran terjangkitnya penyakit DBD,” ucap Kepala Unit Markas PMI Jember, Rupianto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di sela kegiatan fogging.

Selain melakukan fogging, petugas PMI juga menghimbau warga untuk menerapkan 3M.

“Jangan lupa juga Menguras, Menutup dan Mengubur. Sehingga lingkungan tetap bersih khususnya di sepanjang selokan yang dimusim penghujan saat ini banyak terdapat genangan air. Tentunya itu memicu perkembangan biakan nyamuk,” jelasnya.

Untuk hari ini, kata Rupianto, ada dua Perumahan yang meminta bantuan PMI terkait fogging.

“Dengan total 100 rumah warga yang sudah kami lakukan fogging” ungkapnya.

Lebih lanjut, petugas PMI Jember juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

“Apalagi di lingkungan rumah masing masing. Sebagai bentuk pencegahan penularan penyakit DBD yang kini perlu diwaspadai juga,” tutupnya. (Fit)

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img