Tangisan Faida di Partai Golkar Jember 

Loading

Jember _ Jempolindo.id _ dr Faida MMR, mantan Bupati Jember, periode 2015 – 2020, berniat maju kembali dalam Pilkada Kabupaten Jember tahun 2024.

Niat itu tersampaikan Saat silaturahim di Kantor DPC Partai Golkar Kabupaten Jember, pada Rabu (01/05/2024) malam hari.

Kehadiran Faida, disambut jajaran pengurus Partai Golkar Kabupaten Jember,

Tokoh perempuan ini, hingga menangis mendapatkan sambutan luar biasa dari Partai Golkar Kabupaten Jember.

“Sambutan partai Golkar Kabupaten Jember menunjukkan sikap partai politik yang mengedepankan silaturahmi,” ujarnya, dipenuhi rasa haru.

Faida juga menyampaikan hubungan emosionalnya dengan Partai Golkar, yang dibangun dari keterlibatan orang tuanya.

“Bapak saya (dr Mutahar, red), pernah menjadi Jurkam Partai Golkar,” kata Faida, mengenang sejarah keterlibatan orang tuanya dalam membesarkan Partai Golkar.

Faida mengakui, bahwa selama ini dirinya belum memahami politik, sehingga masih banyak yang harus dibenahi dalam perjalanan politiknya.

Komitmen politik Faida disampaikannya saat memaparkan visi misinya, di hadapan Pengurus Partai Golkar Kabupaten Jember.

“Kehadiran kami kali ini, merupakan kunjungan balasan silaturahmi yang sudah dilakukan oleh jajaran pengurus partai Golkar. Ji Karim (ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Jember, H Karimullah Dahrujiadi, red), juga yang mendorong saya untuk masuk Partai Golkar,” ujarnya.

Karenanya, Faida berharap dapat maju melalui rekomendasi Partai Golkar Kabupaten Jember.

Menanggapi harapan Faida, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Jember H Karimullah Dahrujiadi menjelaskan bahwa sudah ada 4 orang, Nanang Handono Prasetyo, Hendy Siswanto Faida dan akan menyusul Muhammad Fawaid.

“Para Bacawabup yang sudah terjaring partai Golkar Jember, akan kami usulkan kepada DPP Partai Golkar, melalui DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur,” kata Ji Karim.

Sesuai petunjuk DPP Partai Golkar, kata Ji Karim, Partai Golkar melakukan penjaringan saja, tidak melakukan pendaftaran.

“Partai Golkar melakukan pola pendekatan berbeda, dengan menggunakan pola silaturahmi,” ujarnya.

Sejalan dengan kebijakan Partai Golkar, menurut Kepala BSN Partai Golkar Kabupaten Jember Dima Akhyar, Partai Golkar hanya mengusulkan nama – nama yang terjaring Saja.

“Persyaratan formal akan dilengkapi pada saat sudah mendekati kepastian rekom, kan persyaratan itu dibutuhkan pada saat sudah akan mendaftarkan bakalcalon ke KPU,” paparnya. (Nover)

Table of Contents