18.5 C
East Java

Resah, Diduga Aksi Babi Ngepet Banyak Warga Desa Gambirono Kehilangan Uang 

JEMBER, JEMPOLINDO.ID – Diduga aksi Babi Ngepet, sejak awal puasa ramadhan, 2026, banyak Warga Desa Gambirono Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember, mengaku kehilangan uang dengan cara ghaib.

Salah satu diantaranya penuturan Ahmadi, Warga Desa Gambirono, yang mendapat pengakuan dari ibunya.

“Sejak awal puasa, ibu saya kehilangan sejumlah uang. Tidak secara langsung, dua kali, 200 ribu hingga jumlahnya 400 ribu,” ujarnya, pada media ini, Rabu (25/02/2026)

Padahal, uang tersebut diperoleh dari hasil gaji bekerja di Gudang Tembakau, dalam bendelan sejumlah Rp 2 juta.

“Uangnya distaples, kok masih bisa hilang. Uang itu sebelumnya dihitung pada saat menerima gaji,” katanya.

Kejadian itu, sebenarnya sudah lama terjadi. Tanpa diketahui siapa sebenarnya pencurinya.

“Kejadian ini, tidak hanya menimpa ibu saya, tetapi juga banyak tetangga yang lainnya,” tutur Ahmadi.

Dugaan menguat, hilangnya uang itu disebabkan adanya aksi “Babi Ngepet”.

“Pernah terjadi, ada babi yang berkeliaran, disekitar kampung kami. Babi aneh itu sempat dikepung warga, tapi lolos, tiba tiba menghilang,” katanya.

Setiap hari, selepas magrib, merebak bau harum dupa, yang menyebar disekitar kampung.

“Saya tanya warga sekitar, tidak ada yang tahu dan biasa membakar dupa,” ujar Ahmad.

Atas kejadian yang meresahkan warga itu, Ahmad berharap pihak pemerintahan desa setempat, turut berupaya menanggulanginya.

“Karena, rata rata yang kehilangan itu warga kelas menengah kebawah,” katanya. (#)

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img