Ratusan Kayu Mahoni Ketajek Ditebang Oknum Koperasi, PDP Bersikap Pasif

0
126

Jember_Jempol. Penebangan ratusan pohon  kayu mahoni di lahan Ketajek diduga illegal, PDP Kahyangan bersikap pasif. Pasalnya, status Koperasi Tani Ketajek Makmur   belum  ada kejelasan. Hal itu disampaikan Direktur PDP Kahyangan Ir Hariyanto saat dikonfirmasi Jempol, Rabu (06/05/2020).

“PDP  belum  ngambil sikap karena  nunggu ada penetapan pengurus koperasi yang baru,” katanya.

Meski antara  PDP  ada MOU dengan  Koperasi,  tetapi  sebelum pengurus ditetapkan, kata Hariyanto  PDP  tidak bisa  berbuat banyak

“Sementara  penetapan pengurus koperasi yang  ada sekarang  pengurus sementara hasil Rapat Luar biasa, untuk  membuat RAT dan penetapan dari Diskop,” tukasnya.

Sebenarnya, kata Hariyanto konflik Ketajek merupakan  masalah lama saat  Bupati MZA Djalal. Tanah ketajek dihibahkan kepada masyarakat Ketajek melalui Koperasi Tani KTM.

“Hibah melaui SK Bupati dan ada NPHD nya,  disalah satu klausul ada syarat harus ada kerja sama dengan  pdp,” katanya.

Sayangnya, aktivitas penebangan kayu yang dilakukan oknum Koperasi Tani KTM tanpa ada kejelasan bagi hasil.

Ketidak jelasan MoU itu  disesalkan Pengurus Forum Komunikasi Pekerja Antar Kebun ( FKPAK) Dwi Agus Budiyanto. Menurutnya aktivitas penebangan kayu yang  dilakukan oknum Koperasi Tani KTM melukai kesepakatan bersama.

“Apalagi kondisi PDP sedang dalam keadaan kolap,” sesalnya.

Sementara pihak pengurus Koperasi  Tani KTM belum berhasil dihubungi. (*)