PETANI JEMBER TAGIH JANJI DPRRI

0
376

=========================!
SURAT TERBUKA,
Kpd.YTH
KOMISI 1V DPR RI,
KEMENTRIAN PERTANIAN
DPRD KAB.JEMBER

Dengan hormat,
Sesuai dengan janji BAPAK pada tgl 15-02-2018 bertepatan dengan PANEN RAYA di kelompok tani sbr.klopo 1 desa curahkalong kec.bangsalsari kab.jember,kami atas nama kelompok tani sbr.klopo 1 mengharap agar sekiranya segera merealisasikan pengajuan yg sudah di janjikan terhadap anggota kelompok tani yg mana pengajuan tersebut di anggarkan dari anggaran APBN.
Adapun pengajuan yang di janjikan untuk petani khususnya di sbr.klopo 1 dan anggota petani curahkalong pada umumnya yakni:
1.PENGAJUAN PIPANISASI DARI SUMBER AIR LANGON
2.PENDISTRIBUSIAN PUPUK BERSUB SIDI LANGSUNG DARI DISTRIBUTOR
KE ANGGOTA PETANI.
3.PENYALURAN BANTUAN ALSINTAN UNTUK ANGGOTA KELOMPOK
4.PENDAMPINGAN UNTUK ANGGOT KELOMPOK.
Demikian dengan surat terbuka dari kami, dengan tidak mengurangi rasa hormat kami dan tidak ada maksut lain selain mengingatkan dan memberikan hak yg sudah di janjikan untuk kami khususnya kelompok tani sbr.klopo 1.

Hormat kami,
Pengurus dan anggota kel.tani
======================================

Surat terbuka itu ditulis Teguh Wahyudi Ketua Kelompok Tani Sumber Kelompok1 Dusun Sumber Klopo Desa Curahkalong Kecamatan Bangsalsari Jember, sebagai ungkapan kekesalannya atas janji yang tak kunjung ada kejelasan.
Berikut sekilas kutipan sebagian percakapan kami melalui WhatsApp (Red : sebagian percakapan dipotong untuk menghindari ketidak nyamanan) :
[15/11 06:52] Wahyudi Corkal: Mas minta petunjuk dan dampingan,,mengenai pengajuan yg sudah masuk apa saya bersama temen2 perlu turun untuk mempertanyakan hal itu…tadi saya sempet menanyakan …🙏🏾🙏🏾🙏🏾
[15/11 10:03] Wahyudi Corkal: Karna pengajuan yg kedua kemarin minta langsung di antar ke pendopo dan ajudan bilang di suruh nunggu satu minggu baru bisa di kabari
[15/11 10:10] Wahyudi Corkal: Cuma saya bingung juga pak kemarin dinas menyampaikan ke saya kalau setiap pengajuan juga harus di lewatkan bupati juga
[15/11 10:13] Wahyudi Corkal: Ok pak…coba tak hub.fadoli dulu yg di pusat
[15/11 10:17] Wahyudi Corkal: Ya coba tak hub.dulu masalahnya waktu itu ngomongnya langsung dengan kadis dan ……… itu di minta langsung di kawal nah sementara kadis sendiri sudah di pindah dan ……… setiap di tanya jawabannya selalu ……. .
[22/11 10:35] Wahyudi Corkal: Gak tau maunya gmn padahal saya cuma nunggu rekomnya kok masih suruh kordinasi sama ………….
[22/11 10:40] Wahyudi Corkal: Yg dari komisi 1V DPRRI…terus saya juga bingung waktu itu masih p.maskur kadis perta yg di minta langsung kawal sendiri tapi dia sudah di pindah…..

Tumpukan kekesalan itu terjadi menurut Wahyudi karena selama ini tak pernah ada penjelasan yang memuaskan, sehingga dirinya merasa dipimpong.
“Jika memang tak bisa direalisasi ya katakan saja apa adanya jangan kami disuruh menunggu tanpa ada kepastian, ” sergah Wahyudi.
Wahyudi yang juga Ketua Mari Sejahterakan Petani (MSP) Kabupaten Jember itu meminta agar para petinggi negeri ini lebih peduli atas permasalahan yang dihadapi petani. Selama bertahun tahun dirinya bersama anggota kelompok tani yang dipimpinnya seolah tak kenal bosan terus berjuang menyampaikan aspirasi petani. Meski diakuinya perjuangannya senantiasa berhadapan dengan tembok seolah tak digubris.
Bukan hanya soal kesulitan pengairan sawah, air bersih bagi masyarakat petani, tetapi juga permasalahan distribusi pupuk bersubsidi sampai kini tak ada kejelasan.
“lalu kami harus menghiba kepada siapa lagi, ” Nadanya penuh kesal. (m1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini