19.7 C
East Java

Pencanangan BUMNU Berkah Buat Jember

Loading

Jember – Jempolindo.id – Pencanangan BUMNU di Jember, merupakan berkah buat Jember. karena, akan membawa dampak positif bagi berkembangnya perekonomian Warga Nahdliyin di Kabupaten Jember.

Baca juga: Jember Bakal Berdiri BMNU Pertama, Bupati Jember: Kami Siap Mengawal Program NU

Hal itu disampaikan Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST IPU, saat menghadiri Pencanangan BUMNU (Badan Usaha Milik Nahdlatul Ulama), di jalan Gajah Mada pada Senin (06/02/2023) siang.

“BUMNU seperti yang disampaikan pak Budiono tadi ada di Jember, dan ini seuatu keberkahan buat Kabupaten Jember,” kata Bupati Hendy, dalam sambutannya.

Telebih, menurut  Hendy, dari jumlah penduduk Jember sebesar 2,6 juta jiwa, 75 persen nya diantaranya adalah warga Nahdhiyyin.

“Dan di Jember ada 1,1 juta jumlah rumah, ada sekitar 600 ribu Kepala keluarga, yang didalamnya, mengalami Stunting dan kemiskinan extrim. Mereka butuh perhatian dari Pemerintah. Itu warga nahdliyin,” ujarnya.

Oleh karena itu, sudah menjadi tanggung jawab Pemerintah untuk memberi perhatian khusus dalam penanganan stunting dan kemiskinan

“Itu menjadi tanggung jawab Bupati, jangan sampai Bupati tidak manfaat, jadi manfaat, kalau Bupati bisa menyelesaikan stunting dan kemiskinan extrim,” Ujar Bupati Hendy.

Karena, kata Hendy, Stunting dan kemiskinan extrim adalah menjadi program awal Pemerintah di tahun 2023 ini.

“Stunting menjadi program awal di tahun 2023 Bapak Presiden, sebagaimana kemiskinan extrim  juga  menjadi program Bapak Wakil Presiden,” Sambungnya.

Jempolindo _ PBNU Kawal Kesejahteraan Rakyat

Di tempat yang sama, ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), dalam hal ini diwakili Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid. Dalam sambutannya memaparkan program – program PBNU untuk kesejahteraan Masyarakat

“Saya ini, di PBNU ditugasi untuk mengawal program – program, yang terkait kesejahteraan rakyat, termasuk didalamnya, ekonomi. Kemudian kesehatan keluarga, dan lingkungan hidup serta budaya,” ungkap perempuan asal Kabupaten Jombang itu.

Menurut Putri sulung Almarhum Gusdur itu, PBNU telah menyiapkan terkait penanganan stunting dan juga terkait penurunan angka kematian ibu dan anak

“Jadi, apa yang tadi Bapak (Bupati Jember) sampaikan, terkait stunting, angka kematian ibu dan anak. Itu di PBNU sudah kita siapkan. PBNU sedang menyiapkan Gerakan Kemaslahatan Keluarga. Itu nanti akan dilakukan berbasis Desa,” sambung Alissa Wahid.

Alissa, berharap kedepan Pemerintah Kabupaten Jember bisa terus bersinergi dengan PBNU dalam membangun Negeri untuk kesejahteraan Masyarakat

“Semoga kedepan saya bisa sering – sering ke Jember. Sebagai salah satu model kerjasama antara Pemerintah dengan Nahdlatul Ulama. Untuk mengelola kehidupan yang membawa kemaslahatan bagi rakyat,” pungkasnya. (Agung/Gito)

- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img