Beranda blog Halaman 2

Laskar Sasak Bagi Ribuan Masker Cegah Covid-19 dan Dukung Omnibus Law

0

MATARAM_Laskar Sasak. Dua isu besar, merebaknya pandemi Virus Covid 19 (Corona) dan Rancangan Kebijakan Omnibus Law ditanggapi serius Laskar Sasak Mataram NTB. Acara  diselenggarakan pada Minggu pagi (15/3/2020)  bersamaan dengan kegiatan Car Free Day di jalan Udayana, Kota Mataram.

Laskar Sasak saat membagikan Masker Gratis

Ketua Umum Laskar Sasak NTB, Lalu Taharudin sebagaimana dikutip dari pers release yang dikirim ke sejumlah redaksi media massa, Rabu (18/03/2020) menjelaskan, agenda aksi sosial  dilakukan  pembagian sedikitnya 1.000 masker  gatis, bersamaan  sosialisasi hidup bersih dan tindakan pencegahan penyebaran virus Corona   Corona Virus Disease (Covid-19).

Kegiatan kedua, berupa deklarasi dukungan Laskar Sasak atas kebijakan  Omnibus Law guna kepentingan nasional maupun kepentingan wilayah NTB dalam rangka mendorong masuknya investasi serta pemanfaatan tenaga kerja lokal dalam proyek-proyek nasional yang berada di  provinsi.

Deklarasi dukungan atas upaya pembuatan Rancangan Undang-undang Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja itu dilakukan pada Senin (16/3/2020).

“Dua agenda [pembagian ribuan masker dan dukungan Omnibus Law] yang dilakukan Laskar Sasak ini merupakan bentuk dukungan penuh dari anak bangsa khususnya warga Lombok dan NTB pada pemerintah yang saat ini tengah berjuang dalam menghadapi berbagai problem pelik bangsa khususnya penyebaran Covid-19,” kata Lalu Taharudin.

Lalu Taharudin menyatakan saat ini semua masyarakat dan komponen bangsa bersatu padu guna menggalang kekuatan untuk menghadapi problem krisis yang mendera bangsa ini.

“Saatnya seluruh bangsa Indonesia bersatu padu, tanggalkan semua perbedaan. Kumandangkan semboyan Bersatu Melawan Virus Korona. Upaya ini telah dilakukan Laskar Sasak dengan pembagian masker dan sosialisasi upaya pencegaan Covid-19. Langkah lanjutan akan terus dilakukan, hingga epidemi Covid-19 bisa ditanggulangi secara nasional,” ujarnya.

Khusus untuk RUU Omnibus Law, lanjut Lalu Taharudin, pihaknya memang memberikan dukungan penuh, untuk memudahkan masuknya investasi sehingga bisa menyerap tenaga kerja lokal yang berujung pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Apalagi NTB kini merupakan provinsi dengan potensi pariwisata yang sangat potensial termasuk adanya Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika serta rencana pembangunan Sikuit MotoGP.

Sekretaris Umum Laskar Sasak Lalu Wahyudi Zakaria menambahkan Omnibus Law dipastikan akan sangat bermanfaat bagi kalangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Laskar Sasak sangat menginginkan NTB dalam kondisi kondusif, sehingga regulasi semacam Omnibus Law sangat tepat guna merapikan dan mengefisiensikan sejumlah aturan menjadi satu, yang terpenting berasakan keadilan bagi seluruh rakyat,” kata Lalu Wahyudi.

Sementara itu, Penasehat Laskar Sasak yang juga Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Wahyudi Adi Siswanto memberikan apresiasi tingga atas upaya dan agenda aksi yang dilakukan Laskar Sasak NTB.
” Kami menilai Laskar Sasak ini sebagai komunitas pemuda asli Lombok yang memiliki komitmen untuk mengawal nilai nilai budaya lokal sebagai basic Nasionalisme, Kontek itu menjadi sangat penting keberadaannya justru saat nilai nilai Nasionalisme ini semakin tipis,” kata Wahyudi

Lebih jauh Wahyudi mengambarkan persaaan pesimisnya terkait keberadaan Laskar Sasak tersebut.
“Awalnya ada rasa pesimis karena terdiri dari pemuda-pemuda yang sangar tetapi setelah jauh mengenal ternyata mereka [Laskar Sasak] sangatlah halus budi pekertinya dan sangat menjujung tinggi moralitas. Banyak anggotanya yang memiliki intelektualitas tinggi, malah ada lulusan S2 dan S3 seperti sekjendnya Dr. Lalu Wahyudi Zakaria dan dewan pakar Dr.  Maharani,” tegasnya.

Wahyudi menyatakan bahwa ada catatan khusus, beberapa kali Laskar Sasak telah memberikan dukungan terhadap program-program pemerintah baik pusat dan daerah.
“Laskar Sasak memberikan dukungan itu secara tulus dan tidak memperoleh imbalan sepeserpun. Jadi Laskar Sasak merupakan kumpulan pemuda-pemuda baik yang perlu mendapatkan pembinaan lebih intensif.” [#]

MENGENAL VIRUS CORONA

0

Mengenal Virus Corona

Apa Itu Virus Corona?

Istilah virus corona merujuk pada virus yang sering ditemukan menginfeksi binatang dan bisa menyebar ke manusia.
Virus corona yang saat ini mewabah (SARS-CoV-2) dan menyebabkan penyakit COVID-19 merupakan jenis virus corona ke-7 yang menginfeksi manusia.
Virus Corona yang menyerang manusia baru ditemukan pada 1960-an.

Bagaimana Virus Corona Menyebar?

Dalam kasus MERS, ditularkan dari unta ke manusia.
Dalam kasus SARS, ditularkan dari musang ke manusia.
Dalam kasus COVID-19, diduga ditularkan dari ular dan kelelawar.
Penularan dari manusia ke manusia lewat droplet (partikel air liur) ketika penderita bersin atau batuk.

Berapa Lama Inkubasi Corona?

2-14
Masa inkubasi virus corona adalah 2-14 hari.
Masa inkubasi adalah saat pasien pertama kali tertular/terpapar virus, hingga menunjukkan gejala awal.

Siapa yang Paling Berisiko Terkena Corona?

Lansia berusia 70 tahun ke atas.
Orang yang memiliki riwayat penyakit lain seperti diabetes atau sakit jantung.
Orang yang memiliki riwayat penyakit pneumonia/sakit pernapasan.

Apa Sudah Ada yang Sembuh dari Corona?

Hingga awal Maret, lebih dari 68 ribu orang dari total 126 ribu lebih penderita, sudah dinyatakan sembuh.
Jumlah pasien sembuh bertambah setiap harinya.
WHO menyatakan 80 persen pasien sembuh tanpa membutuhkan perawatan khusus.

Apa Sudah Ada Obat atau Vaksinnya?

Belum ada vaksin atau pengobatan spesifik.
Namun, gejala yang disebabkan virus dapat diobati.
Pengobatan harus didasarkan pada kondisi klinis pasien.

Apa Itu Pandemi?

Pada Kamis (12/3), WHO menyatakan Covid-19 sebagai pandemi atau wabah yang meluas ke berbagai negara. Kriteria umum penetapan pandemi adalah:
Virus menyebabkan kematian.
Penularan virus dari orang ke orang terus berlanjut tak terkendali.
Virus telah menyebar ke hampir seluruh dunia.
Dengan menetapkan status pandemi, WHO meminta pemerintah seluruh negara meningkatkan usaha dalam mendeteksi, melacak, mengetes, merawat, dan mengisolasi kasus-kasus terkait corona.

Apa Saya Harus Panik?

Kita bisa mengubah rasa cemas menjadi cara melindungi diri, keluarga, dan komunitas, terutama dengan menjaga kebersihan tangan, kebersihan diri dan menjaga kesehatan.
Tetap pantau informasi terbaru serta perhatikan imbauan dari pihak berwenang mengenai keberlangsungan aktivitas, perjalanan, atau larangan berkumpul.

Satuki VS Toha bertikai Soal Penolakan Bantuan Pertanian, Siapa Paling Benar ?

0

Jember _ Jempol. Kabar penolakan bantuan 100 unit  Hand Traktor dari Kementrian Pertanian  untuk petani Kabupaten Jember berbuntut saling tuding.

Sebelumnya  Anggota DPRRI H Charles Meikyansah melalui K Radio FM menyatakan bantuan Pemerintah Pusat sebesar 100 M  yang semula rencananya  2/3 diantaranya dialokasikan untuk Petani Kabupaten Jember dan 1/3 nya untuk Kabupaten Lumajang, terpaksa dialihkan sepenuhnya untuk Kabupaten Lumajang. Salah satu bentuk bantuan berwujud Hand Traktor.

Pengalihan itu menurut legislator Partai Nasdem itu karena Dinas Pertanian Jember tak kunjung memberikan jawaban.

Menanggapi tuduhan itu, Kepala Dinas Pertanian Jember Ir Satuki Msi membantah tudingan seperti diberitakan di media on line  bahwa Jember menolak bantuan pemerintah pusat.

Satuki malah mengumbar berita yang kesannya penolakan bantuan itu karena adanya potongan hingga mencapai 10 juta rupiah.

Melalui media on line, Satuki mengaku  memang pernah dua kali didatangi orang yang mengaku orangnya anggota DPRRI yang menawarkan bantuan pertanian dengan syarat.

Menanggapi isu miring itu, Jempol mencoba menghubungi H Charles M melalui ponselnya, tampaknya yang bersangkutan tidak bersedia memberikan  jawaban langsung.

“Ke mas Toha saja ya ,” katanya menyarankan Jempol agar menghubungi staf ahlinya.

Sementara Jempol mendapat kabar dari media on line, Mohammad Tohanudin  Staf ahli anggota komisi 4 DPR RI Charles Meikiansyah mengancam akan melaporkan Kepala Dinas Pertanian  Kabupaten Jember Ir Satuki, jika tidak mencabut pernyataannya tentang tuduhan pungli 10 juta dalam penyaluran alat pertanian, dan meminta maaf secara terbuka.

Mohammad Tohanudin Staf ahli Charles Meikiansyah Jumat siang mendatangi komisi B DPRD Jember, meminta untuk difasilitasi pertemuan dengan kepala dinas pertanian. Toha menantang kepala dinas pertanian untuk membuktikan pernyataannya, yang mengatakan tidak pernah menolak bantuan apapun.

Padahal menurut Toha, dirinya menemui Satuki di kantornya tanggal 18 Februari untuk meminta rekomendasi penyaluran bantuan 144 unit handtractor dari kementerian pertanian.

Saat itu Satuki mengaku harus meminta ijin kepada bupati terlebih dahulu. Kemudian tanggal 21 Februari ketika ditanya lagi melalui pesan singkat, Satuki malah minta dirinya berkoordinasi langsung dengan bupati. Padahal dirinya hanya butuh rekomendasi yang ditandatangani kepala dinas.

Toha malah mengancam, jika Satuki tak segera meminta maaf,.maka pihaknya akan melaporkan permasalahan ini ke Polda Jatim (#)

Gebyar Malam Pesta Wirausaha UKKM Faperta Unej

0

Jember_Jempol. Unit Kegiatan Kesejahteraan Mahasiswa (UKKM) merupakan sebuah wadah kegiatan mahasiswa tingkat fakultas di bidang usaha yang memiliki tujuan untuk mengembangkan jiwa kompetitif, kreatif, dan inovatif.

UKKM memiliki wujud nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember dengan mengadakan kegiatan pasca diklat UKKM ke XX dalam rangka mengaplikasikan wawasan yang telah didapatkan selama kegiatan diklat UKKM ke XX.

Kegiatan pasca diklat UKKM ke XX dilaksanakan pada bulan Maret dengan kegiatan utama yaitu pentas seni dan bakti sosial dengan menampilkan berbagai hiburan serta memdirikan stand-stand dengan berbagai produk lokal bidang kewirausahaan Jember. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat rasa kekeluargaan antar anggota dan rasa saling berbagi, serta dapat mengembangkan jiwa kewirausahaan pada setiap anggota baru UKKM 2020, belajar memahami keinginan konsumen dan mampu bersaing dengan wirausahawan lain melalui kegiata pasca diklat ini.

“Pada tanggal 7 Maret akan ada 18 stand yang memang sengaja kami buka untuk umum agar mahasiswa faperta bisa tahu dan mengenal kondisi wirausaha khususnya anggota organisasi kita sendiri, sekaligus membantu mereka masyarakat umum dan mahasiswa untuk memperkenalkan produknya” ujar salah satu panitia saat  ditemui  Jempol.

Selain itu keuntungan yang didapat dari kegiatan ini akan ditindak lanjuti dalam bentuk bakti sosial pada salah satu panti asuhan yang ada di kota Jember.

“Insyallah keuntungan dari kegiatan ini akan kami hibahkan pada panti asuhan mas,” ujarnya.

Universitas Jember Buka Pojok Siaga Corona

0

Jember_ Jempol. Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jember dr. Supangat secara resmi membuka layanan Pojok Siaga Corona Virus 19 (POSCOVID) di Gedung Dekanat lantai 1  Fakultas Kedokteran,(5/3). Layanan ini sebagai salah satu respon Universitas Jember dalam menanggulangi penyebaran Virus Corona COVID-19 di lingkungan kampus Tegalboto. Kamis (05/03/2020).

“Ini juga dapat diakses  seluruh masyarakat Jember dalam mencari informasi perihal virus corona. Melalui Poscovid ini kami bermaksud memberikan layanan edukasi kesehatan kepada masyarakat supaya tidak sampai tertular Virus Corona ,” ujar Supangat saat memberikan sambutan singkat dalam pembukaan Poscovid.

Supangat berharap, melalui layanan informasi dan konsultasi ini masyarakat memiliki saluran resmi terkait informasi mengenai virus corona covid 19.

“Saya harap pembukaan Poscovid ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat luas pada umumnya dan juga lembaga kita Universitas Jember dalam pencegahan penularan visus corona ini,” ujarnya lagi.

Sementara itu dr Cholis Abrori penanggung jawab layanan mengatakan, untuk mendukung layanan Poscovid Fakultas Kedokteran melibatkan tujuh orang dokter spesialis dan 20 orang mahasiswa. Hal ini bertujuan agar pasien mendapatkan informasi langsung dari ahlinya dan dapat dilakukan tindakan langsung manakala diperlukan.

“Termasuk 7 orang dokter umum juga kami libatkan. Harapannya jika ada pasien yang kemungkinan terinfeksi dapat segera dilakukan tindakan pertama agar tidak sampai menularkan pada yang lain,” kata cholis.

Cholis mengingatkan agar masyarakat tidak perlu heboh dalam merespon penyebaran Virus Corona, apalagi sampai memborong masker. Yang lebih penting menurutnya adalah menjaga pola hidup sehat dan makan-makanan sehat dan bergizi.

“Borong masker dengan harga yang mahal tetapi makanan yang bergizi tidak terbeli. Ini perilaku yang justru akan menimbulkan masalah.” katanya.

Menurutnya, sebetulnya penggunaan masker tidak hanya karena virus corona saja. Namun penyakit lainnya seperti influenza dan TBC pencegahannya juga harus dengan mengenakan masker karena memiliki pola penyebaran sama seperti virus corona.

“Tetapi tidak semua orang perlu mengenakan masker. yang perlu memakai masker itu adalah yang sudah dinyatakan positif. Mereka yang pernah melakukan kontak dengan orang yang positif corona. Atau mereka yang baru pulang dari negara-negara terjangkit virus corona,” ujar Cholis.

Cholis menjelaskan dalam kasus pencegahan penularan virus corona, masyarakat harus mendapatkan edukasi mengenai etika bersin ataupun batuk yang benar. Karena tindakan menutup mulut dengan telapak tangan saat batuk dan bersin berpotensi menularkan penyakit melalui lendir yang menempel ditangan.

“Misalkan setelah batuk atau bersin kemudian pegang gagang pintu. Bakteri atau virus yang nempel ditangan pindah ke gagang pintu dan akan pindah pada pemegang berikutnya. Oleh karena itu saat batuk mulut harusnya ditutup dengan lengan bagian tengah,” jelasnya.

Agar tidak mudah tertular virus Cholis menjelaskan, perlu imunitas yang baik. Oleh karena itu penting menjaga dan meningkatkan imunitas dengan cara rutin melakukan olah raga.

“Terutama bagi kalangan orang tua yang sangat rentan sekali tertular virus. Tidak hanya virus corona saja. Oleh karena itu penting untuk senantiasa melakukan olah raga agar imunitas tubuh tetap terjaga,” pungkasnya. [*]

Sumber Berita :
Release Humas
Universitas Jember

Ketua DPD Minta Masyarakat Tingkatkan Kerukunan Antar Umat Beragama

0

JAKARTA_Jempol.  Di tengah merebaknya virus Corona yang telah menjangkiti banyak negara, termasuk Indonesia serta lesunya perekonomian dunia, maka seluruh warga masyarakat Indonesia memerlukan kekompakan, kerukunan, dan solidaritas agar dapat melewati semua masalah tersebut dengan aman dan selamat.

Hal itu disampaikan  Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti hari ini (Rabu, 04/03/2020) ketika  menanggapi kasus  penyerangan  tempat ibadah yang masih terjadi.

LaNyalla katakan, virus Corona yang kini merebak di lebih dari 50 negara termasuk Indonesia, dengan teridentifikasinya   2 orang warga yang masih dalam pemantauan khusus itu telah menambah beban pikiran penyelenggara negara, karena itu jangan ada lagi masalah lainnya di masyarakat yang dapat semakin memperkeruh keadaan.

Ia juga mengungkapkan keprihatinannya atas  tersendatnya kegiatan renovasi Gereja Katolik Santo Joseph Tanjung Balai Karimun yang meskipun pembangunannya sudah mendapat semua izin yang dipersyaratkan Pemda setempat ternyata masih juga dihentikan  oknum  yang bermain politik dengan menggiring masyarakat untuk berdemo dan menuntut agar semua izin dimaksud dicabut  Pemda.

“Negara harus hadir dengan jalan memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi semua warganya, terlepas dari latar belakang suku, agama, dan budaya, sebab UUD 1945 menjamin kebebasan setiap warga negara untuk beribadah menurut keyakinannya masing-masing,” tegas LaNyalla.

Negara, kata LaNyala  tak boleh tunduk pada tekanan massa yang secara tak adil memaksakan kehendak dan tak mengindahkan hukum, sebab Indonesia adalah negara hukum dimana setiap warganya sama kedudukannya di depan hukum.

LaNyalla juga menyoroti kasus perusakan mushala di Perum Agape Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara pada 26 Januari silam oleh dua kelompok masyarakat yang mengklaim dirinya sebagai anggota
Brigade Yoshua dan Brigade Manguni.

“Kasus penyerangan terhadap tempat ibadah agama manapun tidak dibenarkan dan patut dikecam semua warga bangsa yang mencintai tegaknya NKRI, Pancasila,
dan UUD 1945”, tegas LaNyalla.

La Nyala menegaskan tindakan-tindakan tak beradab tak  boleh terulang lagi. Karenanya,  aparat Pemda, aparat Kepolisian, serta Forum Komunikasi Antarumat Beragama perlu meningkatkan kewaspadaan untuk memonitor semua gejolak serta potensi gangguan keamanan di semua daerah di Indonesia.

LaNyalla menambahkan bahwa semua perbedaan dalam masyarakat, baik itu perbedaan etnis maupun agama adalah kehendak dan anugerah Tuhan Yang Maha Esa,  karena itu haruslah disikapi sebagai sumber kekuatan dan kekayaan budaya bangsa, bukan alasan untuk memecah-belah bangsa ini, sebab Indonesia membutuhkan keamanan dan kekompakan untuk menyongsong masa depan.

“Keamanan Indonesia merupakan gabungan dari kondisi aman dan tenteram di semua wilayah di Tanah Air. Gangguan keamanan terhadap satu daerah di negeri ini merupakan gangguan keamanan terhadap seluruh wilayah NKRI. Karena itu pemerintah dan semua aparatur negara harus meningkatkan kewaspadannya guna
mencegah terjadinya ledakan instabilitas di daerah manapun di negeri ini,” kata LaNyalla.

Selain itu, LaNyalla juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi pengumuman pemerintah tentang adanya sejumlah warga yang telah terjangkit virus Corona, sebab pemerintah dan penyelenggara
negara lainnya akan senantiasa bekerja keras untuk mengatasi masalah ini.

Warga masyarakat diminta agar memercayakan penanganan masalah ini kepada institusi negara yang kini sedang giat menangani gejala Corona  dan mematuhi  arahan yang telah disampaikan  pejabat  berwewenang. (*)

Sumber Berita :
Bagian Pemberitaan dan Media,
Setjen DPD RI

Jembatan Kali Jompo Akhirnya Ambruk Siapa Bertanggung Jawab ?

0
Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto

Jember _ Jempol.  Sekitar pukul 04.00 dini hari, Sempadan sungai  sepanjang 150  meter   di Jalan Sultan Agung  Jember, sekitar 90 meter diantaranya yang semula mengalami retak parah ahirnya ambruk, berikut sekitar 10 Rumah Toko (Ruko) yang berada diatasnya turut ambles. Senin pahing (2/2/2020).

Sejak  setahun lalu (2019), kawasan yang dikenal dengan Kawasan Pertokoan Jompo yang dibangun pada tahun 1974 itu sudah mengalami retak parah. Pasalnya, berdasar pantauan Jempol, pondasi penyanggah bangunan ruko yang  didirikan diatas sempadan Kali Jompo tergerus arus sungai di bawahnya dan tampak  mulai menggantung.

Semalam sebelum tragedi itu terjadi,  Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto, menyampaikan keluh kesahnya melalui ponsel. Katanya, permasalahan ini sebenarnya sudah direspon Pemerintahan Pusat dengan menganggarkan melalui APBN Tahun 2020 sebesar Rp 10 M.

Sayangnya, keluh David  pemerintah daerah Kabupaten Jember tidak segera merespon dengan melakukan penghapusan asset Ruko. Sehingga penanganan masalah retakan jalan itu terkesan lamban.

Sebab,  Perbaikan permanen hanya bisa dilakukan jika asset berupa ruko yang berada diatasnya dihapuskan.

“Jika Bupati berkehendak apa susahnya,” sergah David.

Sementara, Bupati Jember dr Faida melalui berita di Kompas TV yang dipublish tanggal 1 April 2019 sudah mengetahui  permasalahan itu, saat hadir sidak dilokasi retakan, Faida menyatakan telah  mengambil langkah mengosongkan Ruko yang berada diatasnya.

Bupati Jember dr Faida MMR saat berkunjung di lokasi Jembatan Jompo. Senin Pahing (2/3/2020)

Menindak lanjuti kondisi kerusakan itu, Kementerian PUPR Dirjen Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII tertanggal 4 Oktober 2019 telah berkirim surat kepada Bupati Jember, yang dalam pokok surat disebut ada  tanggung jawab Pemkab Jember terkait kewenangan sempadan sungai dan Ruko yang berdiri diatasnya.

Sampai berita di publish belum didapat keterangan atas lambannya penanganan jembatan kali jompo itu.(*)

Pembuatan Jembatan Klungkung DiKlaim Bupati Jember Warga Protes Keras

0

Jember – Jempol. Warga gotong royong atasi   Jembatan klungkung yang  ambruk akibat banjir sekitar awal  Februari 2020, mencuat saling klaim antara Warga dan  Bupati Jember. Minggu (1/3/2020)

Sebagaimana diberitakan  Media On Line Memo Pos.com dan Jemberkab.go.id yang menyitir rilis Bupati Jember.

Seperti rilis tertulis yang dikirim Bupati Faida, jembatan sementara dari bambu itu, sudah rampung digarap Minggu (1/3), sekitar pukul 12.35. “Setidaknya, hari senin besok anak-anak bisa lewat jembatan itu lagi saat berangkat dan pulang sekolah,” katanya.

Menanggapi pernyataan tersebut, saat dihubungi melalui Hand phone selulernya, Warga Desa Klungkung Kecamatan Sukorambi,  Muzanni protes keras atas pemberitaan di media on line yang mengarah adanya klaim itu.

Sebab menurutnya, dalam proses pembangunan jembatan tersebut murni inisiatif warga.

” Warga berinisiatif membangun jembatan secara gotong royong, bambu, kawat dan paku semua dari warga,” tegasnya.

Awalnya warga kelungkung, menurut Muzanni tidak mempersoalkan proses pembangunan jembatannya, namun setelah ada klaim dari salah satu paslon yang muncul di FB  membuat warga tersinggung.

“Soal pemberitaan saya gak masalah, hanya saja postingannya masuk di akun fesbuknya Sahabat Vian, kan gak enak, kesannya jadi ada kepentingan poltik,” keluh Muzanni.

Dikonfirmasi melalui Ponselnya, Kepala BPBD Kabupaten Jember Ir M Rofik  membenarkan pihaknya hanya memberikan support berupa tenaga.

“Sebenarnya memang  semua inisiatif warga sepenuhnya, kami hanya memberikan support, Sepeserpun kami tidak mengeluarkan anggaran,” kata Rofik.

Pihaknya hanya membantu beras untuk makan bersama saat gotong royong pembangunan  jembatan tersebut.

Soal Tanggap Darurat  Bencana, menurut Rofik  sejak terjadinya bencana Bupati Jember memang sudah memerintahkan agar semua jajaran turut serta menanggulangi.

“Sejak sebelum Bu Khofifah (Gubernur Jawa Timur)  datang Bupati Jember sudah mengeluarkan tanggap darurat bencana. Ya saya senang saja masyarakat telah berinisiatif membangun jembatan secara gotong royomg,” katanya. (U-1)

Gunakan Hand Phone Anda, Sensus Penduduk ‘2020 Jadi Mudah

0

Jember _ Mayang. Memudahkan Warga Jember berpartisipasi aktif dalam mensukseskan Sensus Penduduk tahun 2020,  Tim Sosialiasi BPS Jember Chandra mengatakan Warga bisa memanfaatkan Samrt Phone yang dimilikinya.

Hal itu dikatakan Chandra  saat Rapat Koordinasi Sensus Penduduk Tahun 2020 di Kecamatan Mayang, Kamis (27 Februari 2020)  bertempat di aula PKK Kec Mayang.

“Para Kades beserta perangkat desanya diharapkan dapat mensosialisasikan dikalangan masyarakat mengajak penduduk untuk aktif mengisi sensus penduduk online dapat diakses melalui smart phone,” himbaunya.

Saat Rakor yang dihadiri oleh Kapolsek, Danramil, Kepala Desa dan Tim dari Sosialisasi BPS Kabupaten Jember sebagai narasumber, Chandra menjelaskan Sensus Penduduk dilaksanakan bedasarkan undang-undang no 16 tahun 1997 tentang statistik dan PP no 51 tahun 1999 tentang penyelenggaraan statistik serta rekomendasi PBB mengenai sensus penduduk tahun 2020.

“Tujuan kegiatan rapat Koordinasi SP 2020 dari Tim Sosialisasi BPS di Kecamatan Mayang ini yaitu untuk meyediakan data jumlah komposisi distribusi dan karakteristik penduduk MENUJU SATU DATA KEPENDUDUKAN INDONESIA sesuai dengan yang diamanatkan oleh undang-undang,” tegasnya.

Camat Mayang Ajib Sip menyampaikan bahwa SP 2020 ini berbeda dengan SP sebelumnya, ada 2 metode yang digunakan yaitu secara  online melalui :

http://sensus.bps.go.id 

Dan melalui offline atau wawancara secara langsung kepada audien.

Untuk SP online dimulai tanggal 15 Februari 2020 s/d  31 Maret 2020. Sedangkan untuk SP melalui wawancara akan dilaksanakan mulai 1 s/d 31 Juli 2020.

“Mari kita sukseskan Sensus Penduduk 2020 bersama-sama, sosialisasikan dengan jelas kepada warga desa, karena sensus ini sangat penting bagi kebijakan pemerintah dalam menentukan dan arah kebijakan dalam pembangunan kedepan”, jelasnya.(SHP055)

Ayo Kemah !!!

0

Jempol _ Adv. Beragam cara saat ini bisa dilakukan  agar lebih dekat bersama keluarga, misalnya  melalui kegiatan  menikmati alam bersama keluarga,  salah satunya adalah berkemah bersama keluarga.

” Keluarga adalah satu-satunya tempat kita belajar arti kebahagiaan dalam kebersamaan,melalui Komunitas Kemah Keluarga Indonesia region Jatim ini  benar- benar kita  temukan persahabatan dan kekeluargaan yang luar biasa,”  kata wakil ketua K3i Anto Yulianto ( om Anto )

Banyak aktivitas yang bisa dilakukan bersama keluarga untuk membangun kedekatan dan kekompakan sesama anggota keluarga misalnya dengan mendirikan tenda, memasak, dan masih banyak lagi.

Kedekatan ini harus senantiasa dibangun,  seiring dengan perkembangan  teknologi  sebut saja salah satunya adalah gadget yang tidak hanya membawa dampak positif tetapi dampak negatif dalam  interaksi sosial terhadap lingkungan sekitar.

Komunitas Keluarga Indonesia (K3I) region jawa timur melalui visi misinya berupaya untuk mempersatukan keluarga-keluarga pecinta alam untuk berbagi cerita, berbagi pengalaman melalui kegitan kemah bersama keluarga yang dilakukan secara berkala dua bulan sekali dihari sabtu dan minggu.

Banyak kegiatan seru dalam aktivitas kemah bersama dintaranya, ice breaking, fun games, lintas alam, storytelling, edukasi kesehatan dan pembinaan karakter anak.

Dalam komunitas ini memiliki panggilan yang unik yaitu om dan tante, tujuannya semata untuk lebih akrab, lebih kompak dan lebih dekat antar keluarga.

Keakraban dan kekompakan dikeluarga K3I ini tidak hanya pada om dan tante, tetapi juga terlihat pada anak-anak K3I.

Untuk itu om dan tante yang mencintai keluarga,  jangan ragu  bergabung dengan komunitas kemah keluarga Indonesia (K3I) region jatim yang saat ini sudah beranggotakan ratusan keluarga dari seluruh wilayah di Jawa Timur.

Bagi keluarga yang ingin merasakan sensasi berkemah bersama keluarga jangan lewatkan kegiatan KOPDAR #15 K3I region Jawa Timur pada tanggal 4-5 April 2020 yang bertempat di Tlogo land, Wonorejo, Lawang. KOPDAR #15  dikomandani oleh om Andi Priyo dengan mengusung tema ” Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Tema ini diambil karena kemah ini bertepatan dengan peringatan hari Kartini dan dengan meneladani semangat kartini dibidang pendidikan sebagai pondasi dalam membangun keluarga.

Harapannya melalui KOPDAR #15 ini akan muncul banyak keluarga yang melahirkan anak-anak yang kuat, tangguh dan  pantang menyerah seperti  bintang-bintang yang selalu bersinar di masa depan.  Informasi lebih lengkap KOPDAR 15 bisa dengan mudah didapatkan melalui Facebook Komunitas Kemah Keluarga Indonesia dan Instagram @k3iregionjatim.

So, jangan lupa segera daftarkan keluarga anda dan ajak teman dan saudara untuk ikut even KOPDAR #15 tanggal 4-5 April 2020 kemah bersama keluarga.  Salam K3I Jatim Pokok’e Kemah . (Ros -adv)

%d blogger menyukai ini: