24.2 C
East Java

Jember Level 1, Masker Prokes dan Vaksin Jalan Terus

Loading

Jember – Jempolindo.idJember level 1, perkembangan harian situasi penyebaran covid-19 di Jawa Timur, berdasarkan  hasil asesmen kementerian Kesehatan, kabupaten Jember kabarnya ditetapkan sudah masuk level 1. Hal itu dinyatakan Bupati Jember Hendy Siswanto, saat kunjungan vaksinasi di SMK PGRI 5 Jember di Kencong, Senin (13/09/2021) siang.

Lihat Juga :

https://www.youtube.com/watch?v=Um4Fa5OXN_U

“Ya Alhamdulillah, kita tadi dapat kabar, hasil asesmen kita masuk level 1, bersama beberapa kabupaten di Jawa Timur,” ujar Bupati Hendy saat dikonfirmasi sejumlah media.

Meski Jember level 1, itu berarti sudah mengalami perkembangan signifikan, namun Bupati Hendy tetap berharap agar warga kabupaten Jember tetap patuh menggunakan masker, protokol kesehatan dan vaksinasi jalan terus.

“Karena covidnya kan tidak Nampak,” katanya.

Kondisi per hari ini, menurut Hendy masih ada yang terpapar, sekira 5 orang, sudah sedikit sekali.

“Karenanya kami akan lakukan tracing lagi supaya tidak terjdi penyebaran,” tegasnya.

Hendy mentargetkan, ahir bulan September sudah masuk new normal.

“Jika sudah new normal, kan sudah bebas.Tapi tetep menggunakan masker, prokes dan vaksin,” harapnya.

Sementara, ditanya tentang vaksinasi di SMK PGRI 5 Jember di Kencong, Bupati Hendy menjelaskan pelaksanaannya untuk 1600 siswa, yang dibantu 4 Puskesmas untuk melayani vaksinasi, bertempat di AULA SMK PGRI 5 Jember.

“Semoga bisa selesai hari ini, kalau tidak selesai ya bisa berlanjut, tapi saya kira bisa selesai hari ini,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Sekolah SMK PGRI 5 Jember Saiful Anwar, menegaskan pelaksanaan vaksinasi untuk 1600 siswa, dari total 1659 siswa di lingkungannya, merupakan kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember.

“Harapannya dengan vaksinasi ini, pembelajaran tatap muka bisa berjalan lancar dan aman,” ujarnya.

Apalagi, lanjut Saiful, ada perkembagan Kabupaten Jember sudah masuk level 1, yang memungkinkan siswa melaksanakan PTM lebih bebas.

“Jadi kan sudah bisa plong, gak was was,” imbuhnya.

Sementara ini, PTM di SMK PGRI 5 Jember, kata Saiful sesuai ijin dari Kementerian, sudah berjalan sejak seminggu berselang, meski hanya diijinkan 50 persen.

“Ya kita atur sedemikian rupa supaya prokes tetap terjaga, jadi ada yang dikelas, ada yang di laboratorium, ada yang diluar,” ujarnya.

Jember Level 1
Foto : Kepala Sekolah SMK PGRI 5 Jember, Saiful Anwar

Pelaksanaan vaksinasi itu, juga dihadiri Kacabdin Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Jember – Lumajang, Mahrus Samsul, menjelaskan pelaksanaan vaksinasi telah mendapat support dari Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, melalui bantuan vaksin yang digelontorkan untuk kabupaten/kota.

“Agar semua siswa bisa bervakasin,agar pembelajaran nanti aman, nyaman untuk siswa,” katanya.

Pengakuan Samsul,untuk siswa setara SLTA di Kabupaten Jember sudah berlangsung 75 persen.

“Yang sebelumnya, teman – teman (masing – masing sekolah) sudah menjalankan uji coba pembelajaran tatap muka,sehingga ketika sudah ada perintah ibu Gubernur, sudah bisa dilaksanakan,” tegasnya.

Saat pelaksanaan vaksin, tampak siswa antusias. Seperti pengakuan Silvi, siswa kelas 1 SMK PGRI 5 Jember, yang mengaku senang divaksin.

“Ya sakit sih, tapi senang,” ujarnya. (Sugito)

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img