JEMBER – JEMPOINDO.ID – Jelajah Wisata and Funcamp, di lokasi PDP BOMA, Gunung Pasang Kecamatan Panti, Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman berkenan meresmikan. Pesertanya lebih dari 100 orang, terdiri dari Komunitas Photography, Komunitas Instagram, Bloger dari berbagai daerah. Sabtu (19/06/2021).
Gus Firjaun, sapaan akrab Wakil Bupati Kabupaten Jember menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan langkah awal untuk membangkitkan ekonomi lokal.
“Secara teori, tempat orang berkumpul, biasanya pasti ada pergerakan ekonomi,” katanya.
BACA JUGA :
https://jempolindo.id/2021/06/20/musik-patrol-disparbud-jember-berupaya-tercatat-jadi-cagar-budaya/
Seraya menyitir pernyataan Sandiaga Uno, Gus Firjaun menyampaikan bahwa dalam agenda Kementrian Pariwisata dalam kegiatan Internasional, akan membawa nama Jember.
Oleh karena itu, meskipun masih masa pandemi, sambung Gus Firjaun, pariwisata tidak boleh lumpuh, sehingga pemerintah akan terus genjot sektor ini, dengan segala keterbatasan.
“Dengan protokol kesehatan, dan membatai jumlah peserta 100 orang ini, sangat bagus sekali, untuk memancing pengunjung, supaya wisata Jember bangkit, wes wayae Jember Bangkit ” tandasnya.
Mengawali acara, tarian jaranan kesenian dari kecamatan panti, menyambut Wabup Gus Firjaun bersama Rombongan pejabat pemerintah Kabupaten Jember.
“Seperti dari Jakarta, Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, Blitar dan dari Jember, serta banyak lagi lainnya,” kata Deborah dalam sambutannya.
Mengangkat Potensi Lokal
Saat bersamaan, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jember, Deborah Kresnowati saat membuka acara, menyampaikan potensi lokal yang dapat berkembang.
Perempuan berlatar belakang guru itu, menjelaskan wisatawan bisa menikmati keindahan alam, wisata sejarah, seperti lokomotif mesin uap warisan budaya tempo dulu, artinya disini pernah ada peradaban.
“Bahwa, disini pernah juga ada kehidupan dan kesuksesan, karenanya perlu kita dulang kembali, untuk mengingat sejarah, itu salah satu tujuan wisata jelajah ini,” ungkapnya.
Menurutnya, selama pandemi banyak tempat wisata mengalami penurunan pengunjung, sehingga roda ekonomi tidak berjalan.
“Jadi jelajah wisata and Funcamp, supaya kita mencintai Jember dan bersahabat dengan alam,Wis wayahe Jember bangkit,” pungkas Debora. (adv)