BerandaBeritaEkspedisi PSHT Jember  Peduli Bencana Erupsi Gunung Semeru

Ekspedisi PSHT Jember  Peduli Bencana Erupsi Gunung Semeru

- Advertisement -spot_img

Jember Ekspedisi PSHT Jember kali ini merupakan perjalanan kemanusiaan dalam rangka mengantarkan bantuan korban erupsi Gunung Semeru, senilai Rp 261 juta dari hasil penggalangan dana yang dilakukan serentak oleh 31 Ranting PSHT, ditambah 6 Komisariat PSHT  Se Kabupaten Jember.  Rabu (08/11/2021)

Ekspedisi itu dipimpin langsung Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Jember Jono Wasinudin,  berangkat dari Padepokan PSHT Cabang Jember  menuju Kabupaten Lumajang.

“Alhamdulillah berkat kekompakan dari tim PSHT Cabang Jember kita bisa memberikan bantuan,” jelasnya.

Kang Mas Jono menjelaskan, bantuan akan diberikan melalui PSHT Cabang Lumajang berupa uang tunai sebesar Rp 225 juta, selebihnya dalam bentuk 24 kasur tipis, selimut 20 pcs,  beras 1,5 ton, pempers, obat – obatan dan barang kebutuhan lainnya.

“Jadi kita akan berkoordinasi dengan PSHT Cabang Lumang, yang telah melakukan pendataan warga yang akan menjadi sasaran bantuan, karena memang dalam waktu tiga hari masih kesulitan untuk melakukan pendataan sampai ke tingkat desa,” ujarnya.

Keberangkatan Tim ekspedisi PSHT Jember dikawal polisi lalu lintas hngga ke tempat tujuan. Saat sebelum berangkat, Kang Mas Jono menyampaikan terima kasinya kepada seluruh masyarakat Jember yang telah memberikan kepercayaan kepada PSHT Cabang Jember untuk membantu warga terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Jember yang telah memberikan kepercayaan kepada kami,” ujarnya.

Tim Ekspedisi  PSHT Jember, sampai di Posko PSHT Cabang Lumajang, sekira pukul 12 WIB siang. Seluruh bantuan dari PSHT Cabang Jember diterima oleh Ketua PSHT Cabang Lumajang Kang Mas Haryanto, untuk selanjutnya akan disalurkan kepada korban terdampak bencana erupsi Gunung Semeru.

“Bantuan ini merupakan yang pertama dari sedulur PSHT dari luar Lumajang, menyusul  PSHT Cabang Bojonegoro,” ujarnya.

Kang Mas Haryanto menjelaskan, PSHT Cabang Lumajang telah melakukan upaya pertolongan pertama kepada korban terdampak, yang saat itu akan mengungsi. Disamping itu, juga mendistribusikan kebutuhan pokok berupa sembako, kepada sasaran yang sangat membutuhkan.

“Ketika ada warga yang membutuhkan makanan, adik – adik bisa langsung menghubungi posko, dan bantuan bisa tersampaikan ke sasaran,” tegasnya.

Terkait dengan bantuan yang ada akan dimanfaatkan pertama kepada warga SH Terate yang terdampak, sementara diketahui terdapat 3 rumah yang rusak parah.

“Kita utamakan itu, dan warga sekitar,” ucapnya.

Pantauan media ini, kondisi desa Sumber Wuluh Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, merupakan kawasan zona merah, dalam keadaan masih tertimbun lumpur. Rumah – rumah tampak rusak berat. Sedangkan kebanyakan warga sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sementara,  lokasi masih tertutup untuk dikunjungi.

Karenanya, kata Kang Mas Hariyanto pemanfaatan bantuan,terutama untuk pembangunan rumah yang rusak, masih harus menunggu hingga situasi memungkinkan.

“Khawatir masih ada bencana susulan, jadi kita menunggu hingga situasi aman,” tegasnya.

Kang Mas Hariyanto berharap doanya kepada seluruh warga PSHT, agar semuanya selamat dan bencana segera berahir.

“Kalau masalah bantuan itu panggilan hati dari sedulur SH Terate,” ujarnya.

Selanjutnya, Kang Mas Hariyanto mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah memberikan bantuan meringankan beban warga yang terdampak bencana.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Mas Wahyu dari Bojonegoro dan Mas Jono dari Jember yang telah rela meluangkan waktunya,” pungkasnya. (Agung/Gito)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img