Jember – DPMPTSP Wajah Jember, yang berperan sebagai garda terdepan dalam meningkatkan pelayanan perijinan kepada masyarakat, membuka peluang kerja serta ruang investasi. Karenanya Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST IPU berharap dapat meningkatkan layanannya.
“Mumpung tersenyum itu gratis, tolong kalau melayani tersenyum dulu, layani yang baik, harus yang ramah, kalau gak ramah harus diberi peringatan itu,” ujarnya
Pernyataan itu disampaikan Bupati Jember, saat meresmikan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kabupaten Jember yang baru. Semula DPM PTSP berada di Jalan Sudarman, kini berada di Jalan Gajahmada. Jum’at(14/01/2022)
“Dengan fasilitas baru ini, kami berharap Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) mampu meningkatkan layanannya dengan lebih baik,” ujarnya.
Untuk itu, Bupati Hendy meminta agar petugas pelayanan DPM PTSP bersikap ramah, dan melayani masyarakat yang menbutuhkan layanan dengan sebaik-baiknya.
“Kalau gak bisa ramah, Pak Arif, tolong di evaluasi itu petugasnya,” ujar Bupati Jember.
Bupati Hendy meminta pelayanan dibangun diatas asas Kreatif Inovatif Produktif (KIP), karenanya petugas DPM PTSP, sudah bisa menawarkan asset pemkab Jember untuk dikerjasamakan.
“Kita punya banyak asset berupa tanah dan gedung, yang bisa ditawarkan bagi siapa saja yang membutuhkan,” tegasnya.
Bupati Jember mengapresiasi kinerja DPM PTSP, yang dalam waktu 10 bulan sudah mengeluarkan ijin sebanyak 6500 perijinan, atau rata – rata per hari 26 ijin per hari.
“Kurang banyak, tapi keren, kalau kita katakan Jember Keren hari ini, keren beneran,” ujar Bupati Hendy dalam sambutannya.
Capaian target yang dicapai DPM PTSP, sudah bagus hanya saja masih perlu ditingkatkan, setidaknya tahun depan bisa mencapai 10 milyar. Sedangkan investasi yang masuk ke Kabupaten Jember, seharusnya menurut Bupati Hendy bisa mencapai 2,5 Trilyun.
“Karena kalau hitungan bisnis, maka seharusnya target bisa dicapai,” ujarnya.
Lebih lajut, Bupati Jember menjelaskan bahwa selama tahun 2021, Pemkab Jember sukses mendapatkan tambahan PAD sejumlah 184 Milyar.
“Dan belum pernah terjadi selama pemkab ada, baru terjadi pada tahun 2021, gitu, jadi kalau ngomong keren, keren beneran,” ujarnya.
Untuk lebih mengoptimalkan daya guna asset pemkab Jember, Bupati Hendy menekankan agar meningkatkan daya guna sumber daya yang ada.
“Jika Jember saya sewakan, maka dapatnya lebih banyak, intinya PAD yang ada untuk menanggulangi permasalahan yang ada,” tegasnya.
Bupati Hendy menyebut, untuk dapat memenuhi harapan rakyat, maka sumber daya nya juga harus cukup.
“Bos kita adalah rakyat Jember, bukan hanya cepat melayani tetapi juga meningkatkan pendapatan,” tuturnya.
Terkait investasi dari luar, Bupati Hendy berkisah tentang upayanya menawarkan kepada investor agar bersedia menanamkan modalnya, hanya saja para investor memang diakuinya terkesan enggan.
“Pak Bupati, bapak kerja dulu aja, perbaiki tuh Jember, nanti kami akan tahun mendatang, itu kata mereka,” tutur Bupati Hendy menirukan curhatan Investor.
Karenanya, Bupati Hendy bertekat untuk terus meningkatkan pelayanan agar lebih bagus, lebih sempurna.
“Tentunya menjadi ghiroh bagi kita semua, kita bikin semudah – mudahnya ijin,” tegasnya.
Sebelumnya Kapala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Arif Tjahyono SE menyampaikan laporan capaian selama tahun 2021, diantaranya sudah menyelesaikan 180 layanan, dengan menerbitkan 6232 perijinan, nilai investasi sepanjang tahun 2021 Rp 517 Milyar, yang tercatat di LKPM.
“Semoga kedepan dengan kemudahan, kami yakin para investor akan berdatangan ke Kabupaten Jember,”
Sedangkan pendapatan dari Retribusi, kata Arif juga mengalami peningkatan, pada Tahun 2021, target IMB 2 Milyar, tercapai 2,33 Milyar, 116 Persen.
“Semoga pada Tahun 2022 harus naik, target Rp 3,240 Milyar,” jelasnya.
Kantor DPM PTSP Jember, kata Arif berada di atas tanah seluas 2380 Meter persegi, dengan bangunan 700 meter persegi, terbagi dalam beberapa ruang layanan. Untuk mencapai Jember yang ramah anak dan diffabel, maka DPM PTSP juga sudah dilengkapi dengan fasilitas ramah difabel, ramah anak, ramah lansia. Play Ground, Ruang pengaduan, ruang rapat tim tehnis, sarana parkir yang bisa menampung 25 kendaraan roda empat, 50 kendaraan roda dua. DPM PTSP dilengkapi juga dengan ruang Business Lunch untuk meeting bisnis, coffe morning,
“Semoga dengan sarana baru ini, fasilitas yang ada ini tidak hanya bisa dipakai oleh teman – teman DPM PTSP, tetapi juga bisa dipakai oleh dinas lainnya, seperti dispendukcapil, disparbud atau Bank Jatim,” pungkasnya. (Agung)