BerandaBeritaDikepung Zona Merah, Camat Gumukmas Gunakan Pendekatan persuasif

Dikepung Zona Merah, Camat Gumukmas Gunakan Pendekatan persuasif

- Advertisement -spot_img

JEMBER – GUMUKMAS- JEMPOLINDO.ID – Dikepung Zona Merah, Kecamatan Gumukmas , merupakan wilayah Kecamatan yang berada di Barat Daya Kabupaten Jember, saat pandemic Covid-19, Gumukmas dikepung kecamatan lain yang berstatus Zona Merah, diantaranya Kecamatan Puger dan Umbulsari.

Pernyataan itu disampaikan Plt Camat Gumukmas Guguk Budi S, saat ditemui media ini, ketika sedang melaksanakan agenda Pemberakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)  Darurat, bersama OPD Pemkab Jember.  Minggu (11/7/2021)  siang.

“Sesuai perintah Bupati Jember, kami melaksanakan PPKM hingga tanggal 20 juli mendatang,” ujar Guguk.

Secara umum, menurut Guguk, sudah muncul kesadaran masyarakat untuk mematuhi anjuran pemerintah, terkait pemberlakuan PPKM. Meski, pihak Muspika bersama instansi lainnya, terus melakukan sosialisasi, agar masyarakat menyadari atas keadaan yang sedang terjadi.

“Kita gunakan pendekatan persuasive, agar masyarakat turut bersama – sama melaksanakan PPKM, kalau ada yang melanggar, ya ada mungkin satu dua,” ujarnya.

Atas kerjasama semua lapisan masyarakat, menurut Guguk, pemutusan rantai penyebaran pandemic Covid 19, dapat ditanggulangi. Karenanya, selama pemberlakuan PPKM Darurat, informasinya ada tiga korban covid-19.

“Kita terus melakukan sosialisasi, hingga malam hari. Kafe, dan tempat kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, sudah harus tutup pada pukul 8 malam,” katanya.

Hingga sekarang, kata Guguk, indicator kesadaran masyarakat itu terlihat dari kesadaran dan kesediaan masyarakat untuk dilakukan vaksinasi. Kecamatan Gumukmas, malah kekurangan vaksin.

“Untuk vaksin tahap pertama kita menunggu dari kabupaten ini, sedangkan untuk vaksin tahap dua, kabarnya hari ini sudah ada,” imbuhnya.

Menurut Guguk, kebijakan Bupati Jember Hendy Siswanto, yang memadamkan lampu PJU pada malam hari, dinilainya cukup membantu efektifnya pemberlakuan PPKM Darurat.

“Tidak perlu dikhawatirkan aka adanya tindakan kriminal, kalaupun ada, saya kira bukan karena pemberlakuan pemadaman PJU,ya karena memang ada niatan untuk mencuri,” tukasnya.

Guguk berharap, pemberlakuan PPKM Darurat, akan efektif memutus rantai penyebaran covid-19.

“Kami berharap, segera keluar dari masalah pandemic covid-19 ini,” tegasnya. (gito)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img