Jempolindo _ Kualitas Buruk
Jika pekerjaan proyek tersebut, dilaksanakan dengan cara asal jadi, maka kata Saiful dikhawatirkan kualitasnya rendah, dan umurnya tidak akan bertahan lama. Apalagi, material pasir dan batu yang digunakan, sepertinya tidak sesuai ketentuan.
“Jika dibiarkan, maka bukan hanya akan merugikan negara, tetapi juga manfaatnya tidak akan maksimal,” ujarnya.
Ditemui saat berada di lokasi proyek, Jumari Warga Kecamatan Balung, yang mengaku sebagai subkontraktor, mengatakan bahwa dalam campuran material,tidak menggunkan mesin molen, karena medannya yang sangat sulit.
“Karena medanya sulit, maka kami mencampur material dengan cara manual,” katanya.
Jumari mempekerjakan 30 orang, dengan harga borong kerja Rp.170.000 perkubiknya. “Ya kami kan hanya bekerja saja,” imbuhnya.





