Jember – Jempolindo.id – Bupati se Jatim (Jawa Timur) mengadakan raker (Rapat Kerja), untuk membahas dua isu strategis, diantaranya tentang keberadaan honorer dan Kerjasama antar pemerintah daerah.

Hasil rakerr Bupati se Jawa Timur, yang berada di bawah naungan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu, disampaikan Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto ST IPU, usai memimpin  Rapat Kerja Apkasi Korwil Jawa Timur, didampingi Sekjen Apkasi Adnan Purichta Ichsan pada Kamis, 22 September 2022 di Ballroom Hotel Shangri-La Surabaya.

“Hasil rapat kerja bersama Apkasi Jawa Timur, diantaranya diharapkan pemerintah bersedia menunda penghapusan Tenaga Non ASN, selama belum ada solusi harus ditunda dulu,” tutur Bupati Jember.

Sementara ,Sekjen Apkasi Adnan Purichta Ichsan mengatakan, Opini yang berkembang tentang penghapusan Tenaga Non ASN pada Tahun 2023, membuat semua Pemerintah Daerah Kabupaten merasa perlu menyikapinya. Karena Pemerintah Daerah, masih membutuhkan Honorer untuk memperlancar kegiatan yang sudah dicanangkan.

“Intinya Hasil Rapat Kerja Korwil Jawa Timur, terkait dengan permasalahan yang ada pada Daerah, untuk disampaikan kepada Pemerintah Pusat, agar memberi solusi yang terbaik. Salah satu masalah yang muncul penghapusan Tenaga Non ASN pada Tahun 2023,” ujar Adnan.

Rekomendasi dari Apkasi Korwil Jawa Timur, kata Adnan, harus ada penyelesaian atau jalan keluar untuk penghapusan Tenaga Non ASN. Karena Pemerintah Daerah merasa sangat terbantu dengan adanya Tenaga Non ASN.

“Selain itu mereka sudah mempunyai penghargaan tersendiri karena telah mengabdi atau bekerja dengan ikhlas dan tulus untuk bergeraknya Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Dalam Hasil Rapat Kerja tadi juga muncul satu Rekomendasi lagi. Yaitu tentang peningkatan kerja sama antar Daerah di Tingkat Kabupaten, sesuai Arahan Presiden tentang peningkatan produk dalam Negeri.

“Sehingga pembukaan lapangan kerja seluas-luasnya dan pertumbuhan ekonomi, diharapkan lebih meningkat di masa yang akan datang,” pungkasnya. (Agung)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini