Ambari Tak Sekedar Terobesi Jember Hijau, Kembangkan Bisnis Bibit Buah

0
301

Jember _ Jempol.  Siapa bilang berbisbis budidaya tanaman buah harus di lahan luas ?. Buktinya  Ambari, Warga Desa Dukuh Dempok Kecamatan Wuluhan berhasil mengembangkan bisnis dengan tanah pekarangan rumahnya.

Bermula dari sekedar hobi, bisnis bibit buah yang dikembangkan Ambari kini malah menjadi ladang bisnis yang lumayan menggiurkan.

“Saya mencintai tanaman sejak masih  sekolah, karena basic saya memang tanaman,” tutur pria setengah baya itu.

Ditemui Jempol, Ambari sedang berada di lahan pembibitan tanaman buah, menemani tamu yang sedang ingin belajar perihal tanaman yang dikembangkannya.

Tampak beragam jenis bibit buah, sedang tumbuh subur, diantaranya bibit buah jeruk Bali, Jeruk Nagami, Apokat Markus Berbiji dan Non Biji, Duren Montong Bawor.

Ambari menjual bibit buah itu mulai dari harga Rp 25 ribu hingga Rp 200 ribu.

“Soal harga tergantung besar kecilnya tanaman,” katanya.

Bibit yang sedang laris dipesan, bibit Alpukat dan Jeruk Nagami. Buah ini bisa dimakan bersama kulitnya. Disamping segar juga diyakini bisa menambah imun, kekebalan tubuh.

“Coba saja pak, gak apa-apa makan sama kulitnya. Memang rasanya tak semanis jeruk biasanya, tetapi manfaatnya besar,” katanya menjelaskan manfaat Jeruk Nagami.

Tak sekedar menjadikannya sebagai ladang bisnis, Ambari yang memang aktivis lingkungan itu punya impian besar tentang Jember.

“Saya ingin di Jember banyak tanaman buah, karena dengan semakin banyak tanaman maka Jember akan semakin indah,” Ambari memaparkan obsesinya.

Selama ini, untuk mewujudkan obsesinya itu Ambari berbagi bibit buah kepada teman – teman dekatnya.

“Saya mengedukasi teman – teman agar bersedia menanam buah dihalaman rumahnya,” katanya.

Harapanyannya, dengan menanam buah disamping dapat menambah pendapatan  juga bisa dimanfaatkan untuk obat alami.

“Seperti yang saya lihat di Jawa Tengah, masyarakat bisa menambah income dengan menanam buah, sekaligus bisa untuk obat alami. Memang bisa terbukti,” katanya.

Lebih lanjut, Ambari menjelaskan bibit dikebunnuya dibudidayakan  dengan cara yang menjamin kualitas.

“Agar tak mengecewakan konsumen  bibit buah saya jamin kualitasnya,” pungkasnya. (Bbg)