20.4 C
East Java

Viral! Pegawai SPPG Jember Pamer Gaji Pertama untuk Beli iPhone dan Selingkuhan, Publik Geram

JEMBER, JEMPOLINDO.ID  – Aksi flexing atau pamer kemewahan yang dilakukan oleh sejumlah pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jember baru-baru ini memicu kecaman publik.

Dalam video yang viral di TikTok, mereka pamer gaji pertama untuk beli iPhone, Honda Jazz, hingga shopping bareng selingkuhan. Pengelola SPPG pun angkat bicara dan meminta maaf.

Fenomena flexing di kalangan pegawai baru ini menjadi sorotan tajam warganet. Sebuah akun TikTok @sppgklatakan.jem mengunggah video berdurasi 29 detik yang memperlihatkan sejumlah pegawai SPPG berpesta merayakan gaji pertama.

Mereka pamer gaji pertama untuk beli barang-barang branded, kendaraan, dan gaya hidup mewah yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat Jember.

Meski video tersebut telah dihapus dari akun resmi, rekamannya sudah tersebar luas di berbagai grup WhatsApp dan platform media sosial lainnya.

Warga Kecam Aksi Pamer Gaji Pertama

Ahmadi, seorang warga Desa Gambirono Kecamatan Bangsalsari Jember, menyayangkan aksi flexing yang dilakukan oleh oknum pegawai SPPG tersebut.

Menurutnya, tindakan ini sangat tidak etis dan melukai perasaan masyarakat, terutama di tengah upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem di Jember.

“Gaji mereka di Jember sekitar UMK, kisaran Rp3 juta lebih sedikit. Tapi kok dipamerkan? Ini menyakiti masyarakat lain. Sangat tidak etis, apalagi Jember masih masuk kategori daerah dengan angka kemiskinan ekstrem,” ujar Ahmadi dengan nada kecewa.

Ahmadi menambahkan, para pegawai SPPG seharusnya bersyukur dan tidak bersikap pongah atau sombong karena telah mendapatkan pekerjaan.

Alangkah lebih bijak jika gaji pertama digunakan untuk kebutuhan produktif atau ditabung.

“Sebaiknya honor yang didapat ditabung dan digunakan sebaik mungkin. Tidak perlu dipamerkan di media sosial,” tegasnya.

Pengakuan dan Permintaan Maaf Pengelola SPPG

Dikonfirmasi awak media, Muhammad Irsyad, Kepala Dapur SPPG Klatakan, membenarkan bahwa para pegawai dalam video tersebut adalah anak buahnya.

Namun ia menegaskan bahwa video itu hanya konten hiburan dan tidak menggambarkan kondisi sebenarnya.

“Kami akui kami ceroboh. Video itu hanya konten dan hiburan, bukan kenyataan yang sebenarnya. Begitu ada reaksi negatif dari masyarakat, kami langsung menghapus video tersebut,” ungkap Irsyad.

Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang timbul. Pihaknya juga berterima kasih atas teguran dan masukan yang diberikan.

“Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kami. Ke depan kami akan lebih berhati-hati dalam membuat konten, apalagi menggunakan akun resmi milik SPPG. Kami sendiri masih baru beroperasi, belum genap satu bulan, dan masih sangat membutuhkan masukan dari semua pihak,” pungkasnya.

Dampak Flexing di Media Sosial: Antara Hiburan dan Etika

Fenomena flexing atau pamer kekayaan di media sosial kerap menuai kontroversi, terutama jika dilakukan oleh pegawai publik atau instansi pemerintah.

Selain berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial, tindakan ini juga dapat merusak citra institusi.

Menurut pakar komunikasi digital, konten flexing yang tidak berdasar dapat memicu persepsi negatif masyarakat, apalagi jika dilakukan oleh pegawai yang bekerja di sektor pelayanan publik seperti SPPG.

Program SPPG sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menangani masalah gizi dan kemiskinan, sehingga etika dan empati sosial harus dijunjung tinggi.

Pesan Moral: Bijak Bermedia Sosial

Kasus ini menjadi pengingat bagi semua kalangan, terutama generasi muda dan pekerja baru, untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Gaji pertama boleh dirayakan, tetapi tidak perlu dipamerkan secara berlebihan apalagi hingga menyakiti hati orang lain.

Aksi pamer gaji pertama oleh pegawai SPPG Jember menuai kecaman publik. Pengelola telah meminta maaf dan berjanji akan lebih berhati-hati ke depannya.

Masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang, dan para pegawai bisa lebih bijak dalam bersikap, terutama di ruang publik digital. (#)

- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img