Jember, Jempolindo.id – Universitas dr Soebandi (UDS) Jember terus bertumbuh, menjadi salah satu perguruan tinggi swasta, yang bergerak dibidang kesehatan, berdiri pada tahun 2008.
Semula, hanya sebagai Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Jember (2011), pada tahun 2021 bertransformasi menjadi Universitas dr Soebandi (UDS), dibawah pengelolaan Yayasan Jember Internasional School (JIS).
Kini, Yayasan JIS akan membangun UDS Tower 5 Lantai, yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Bupati Jember Muhammad Fawait, pada Sabtu (12/07/2025) siang.
Saat melakukan peletakan batu pertama, Bupati Jember Muhammad Fawaid didampingi Pengurus Yayasan JIS, Pengurus TP3D, Plt Kadinkes Jember Akhmad Helmi Luqman.
“Alhamdulillah, tentu sebagai pimpinan di Kabupaten Jember, saya bangga, karena UDS terus berkembang,” ujarnya.
Gus Fawait berharap, keberadaan UDS akan menjadi lembaga pendidikan tinggi, yang dapat memenuhi kebutuhan dokter.
“Kebutuhan dokter kita masih kurang, semoga nanti selain Unej juga ada Perguruan Tinggi swasta yang membuka Fakultas Kedokteran,” katanya.
Pemenuhan kebutuhan tenaga medis itu, sejalan dengan kebijakan pelayanan kesehatan gratis melalui UHC, yang dicanangkan Pemkab Jember.
“Melalui UHC, paling tidak kebutuhan dasar layanan kesehatan masyarakat Jember sudah bisa terpenuhi,” ujarnya.
Selain melalui ketersediaan sarana dan prasarana, untuk meningkatkan kualitas SDM masyarakat, Pemkab Jember juga mempunyai program Beasiswa.
“Beasiswa tahun ini, yang terbesar dibanding dengan sebelumnya, kita targetkan mencapai 20 ribu, baik untuk perguruan tinggi didalam Jember maupun di luar Jember,” tegasnya.
Peningkatan kualitas SDM itu, diharapkan akan berdampak pada pengentasan kemiskinan, menurunnya angka Kematian Ibu dan Anak.
“Jika semua masalah itu tertanggulangi, maka kehidupan masyarakat Jember akan semakin sejahtera,” tandasnya. (Slmt)





