Jember – Jempolindo.id – Indikasi bau busuk PIP (Program Indonesia Pintar) di Kabupaten Jember kian menguat, dugaan itu bermula dari keluhan pihak sekolah yang kesulitan mencairkan dana PIP dari Bank BRI, Bank plat merah yang ditunjuk pemerintah, sebagai penyalur dana PIP.
SMP 06 Diponegoro Wuluhan Jember Keluhkan Sulitnya Pencairan PIP
Sebelumnya, pengelola SMP Diponegoro 06 Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember, mengeluhkan sulitnya mencairkan dana PIP, yang dirasakannya berbelit-belit, seperti telah diterbitkan Jempolindo., tanggal 20 Oktober 2022.
Hal senada, juga disampaikan salah satu kepala sekolah di wilayah Kecamatan Balung, yang enggan disebut namanya mengaku sudah tiga kali ke BRI unit Balung, namun sampai saat ini, dana PIP yang harus diterima siswanya, belum bisa dicairkan.
“Padahal menurut kami persyaratan sudah lengkap,” ujarnya.
Seperti ketentuan yang berlaku, pihak sekolah merasa sudah melengkapi persyaratan yang harus dipenuhi, diantaranya :
- Surat keterangan dari sekolah yang menerangkan bahwa benar siswa bersekolah di sekolah tersebut
- Fotokopi akte kelahiran
- Fotokopi KTP orang tua
- Fotokopi KK
- Membawa SK Nominasi PIP 2022
Menyikapi adanya keluhan pihak sekolah itu, Koordinator Investigasi LSM TrApp Jember Sugito, mengaku mendapatkan informasi adanya permainan dana PIP, modusnya beragam, diantaranya diduga adanya penggelembungan data, dengan memanipulasi data identitas siswa.
“Kami masih melakukan validasi data, apakah masukan itu benar, atau hanya sekedar kesalahan informasi,” ujarnya.
Selain itu, Sugito juga menengara adanya pemanfaatan dana PIP yang tidak pada tempatnya, seperti yang dikeluhkan Wali Murid SMA Negeri 2 Jember.
“Untuk lebih mengetahui data detailnya, dan agar permasalahan ini tidak merugikan semua pihak, maka ada baiknya jika DPRD Jember segera turun tangan, agar tidak menimbulkan kegaduhan publik,” ujar Sugito.
Menindak lanjuti keluhan pihak sekolah itu, ketika dikonfrimasi di ruang kerjanya, Kepala BRI Unit Balung Fatoni, mengaku tidak mengetahui jumlah pastinya, siswa penerima PIP yang dicairkan lewat BRI Unti Balung.
“Kami tidak mengetahui berapa jumlah siswa penerima PIP di BRI Unit Balung, tugas kami hanya mencairkan dana PIP ke siswa yang sudah siap kelegkapan persyaratannya,” kata Fatoni, pada Jumat (28/10/2022).
Fatoni menerangkan, dana PIP selain bisa di cairkan secara mandiri, juga bisa di cairkan secara kolektif, senyampang persyaratannya terpenuhi.
Dirinya juga menyangkal kalau BRI Unit Balung mempersulit pencarian dana PIP bagi siswa sekolah baik SD, SMP maupun SMA.
“Kalau ada yang bilang kami mempersulit itu tidak benar, yang tidak bisa kami cairkan (dana PIP) adalah bagi siswa maupun pihak sekolah yang persyaratannya kurang lengkap,” tukasnya.
Mengutip laman resmi Kemendikbud, Bantuan PIP pada tahun 2022 yang didapatkan penerima yakni:
- Jenjang SD/MI: Rp450.000 per tahun,
- Jenjang SMP/MTs: Rp750.000 per tahun,
- Jenjang SMA/SMK: Rp1.000.000 per tahun.
Sedangkan penerima PIP 2022 hingga hari ini:
– SD: 6.564.478 penerima
– SMP: 3.252.290 penerima
– SMA: 772.636 penerima
– SMK: 1.014.383 penerima
Segera Cek NSIN Penerima PIP 2022 di sini: https://pip.kemdikbud.go.id/home (*)