16.8 C
East Java

Yalidi Care Jember Singgung Minimnya Sarana Penanggulangan Bencana

Loading

Jember – Jempolindo.id  Yalidi Care Jember singgung masih minimnya ketersediaan saarana dan prasarana penanggulangan bencana di Kabupaten Jember. Pernyataan itu disampaikan Ketua Yayasan Lingkungan Hidup Adiguna (Yalidi) Care Kabupaten Jember Selasi Priatiningsih, usai mengikuti Apel kesiapsiagaan dan gelar peralatan penanggulangan bencana di Alun-alun Kabupaten Jember, pada selasa (25/10/2022) pagi.

“Jujur saja ya, relawan ini terkait sarana dan prasarana kurang, jadi menurut Selasi, jadi apabila kita turun kebawah kadang kita kurang terkait sarana dan prasarana yang kita miliki, jadi kita berharap kepada Pemerintah benar-benar mensupport para relawan Baik sarana dan prasarana nya untuk keselamatan maupun untuk penyelamatan korban bencana,” ujarnya.

Namun demikian, kata Selasi Yalidi Care sebagai bagian dari relawan tanggap bencana yang di Kabupaten Jember, tetap harus melakukan upaya taktis, bersama – sama Pemerintah Kabupaten Jember, dan komponen relawan lainnya.

“Seperti yang kami lakukan hari ini, Yalidi Care sedang turut hadir, mengikuti Apel kesiapsiagaan bencana, karena  musim penghujan sudah turun di Kabupaten Jember,” ucap Selasi.

Menurut Selasi, kegiatan Apel tersebut, berguna untuk mengantisipasi dini penanggulangan bencana yang datangnya bisa tidak terduga.

“Untuk itu, apel ini merupakan langkah tepat, agar semua elemen, terutama para relawan, lebih siap lagi, dalam menghadapi segala kemungkinan yang bakal terjadi, karena kalau musim hujan maraknya terjadi banjir dan tanah longsor yang sering terjadi di wilayah Kabupaten Jember,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Yalidi Care terus melakukan langkah – langkah guna meningkatkan pengetahuan tentang penanganan kebencanaan terhadap para relawannya

“Kita mengoptimalkan SDM dari para relawan yang biasanya terjun kelokasi bencana seperti itu,” ungkap Selasi.

Jadi, ucap Selasi mereka biar selalu siap siaga apabila ada bencana, baik  bencana banjir maupun bencana longsor di Kabupaten Jember.

Lebih lanjut, Dosen Unipar Jember itu  menuturkan, bahwa kedepan pihaknya akan membuat program kerja, untuk melakukan terobosan demi kemanusiaan dan kelestarian alam sekitar, dengan melakukan kegiatan Esesmen, terkait  lokasi yang rawan bencana.

“Sebagaimana kita ketahui, banyak wilayah di Kabupaten Jember yang rawan terjadi bencana, contohnya seperti di Kecamatan Panti dan Kecamatan Tempurejo,” ulasnya.

Oleh karena itu, dengan seringnya terjadi bencana alam di Kabupaten Jember, pihaknya mengajak semua relawan untuk bersatu dan bersama dalam penanggulangan bencana

“Harapan saya semua komponen di Kabupaten Jember, bisa berkolaborasi dan bersinergi untuk pengamanan siaga bencana, Karena, dengan kita bersama, kita bersatu, semuanya bisa dilaksanakan dengan enteng apapun itu,”ujarnya. (Agung)

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img