Tragis, TKW Asal Jember Dibunuh Teman Prianya, Terduga Pembunuh Ditembak Mati 

rumah duka TKW Asal Jember

Loading

Jember – Jempolindo.id – Kabar duka, TKW asal Jember, dibunuh teman prianya di Malaysia. Sedangkan terduga pembunuh juga ditembak mati Polisi Malaysia.

Baca juga: Polres Pamekasan OTT Oknum Berkedok Wartawan Pemeras Kades, PWI :  Mencoreng Profesi Kami 

Korban diduga tewas dibunuh di tempat kerjanya di Mentari Blok V, Petaling Jaya, Selangor, Malaysia pada Senin (29/1/2024) lalu.

Menurut Kepala Disnakertrans Kabupaten Jember Suprihandoko, melalui Sub Koordinator Divisi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Jember, Ridha Herawati, pihak Disnakertrans Jember mengetahui kabar itu dari status Facebook Grup IWJ.

“Selanjutnya kami melakukan penelusuran, untuk mengetahui alamat kedua belah pihak, karena keduanya sama sama PMI asal Jember,” ujar Ridha.

Ridha menjelaskan, berdasarkan informasi yang terhimpun, korban pihak perempuan bernama Windi Nur Fadila (18), asal Desa Jenggawah, Kecamatan Jenggawah.

Sedangkan pelaku diketahui bernama Moh. Jamroji (21), warga Desa Jatisari, kecamatan setempat. Alamat asal keduanya, kata Ridha, saling bertetangga.

“Kondisi keduanya masih berada di Malaysia. Untuk pemulangan korban, masih menunggu proses penyelidikan pihak kepolisian Malaysia,” ujarnya.

Namun, pihak Disnakertrans Kabupaten Jember, mencoba untuk mengurus upaya pemulangan Jenazah.

“Kami sedang menyelesaikan surat surat untuk upaya pemulangan jenazah,” ujarnya.

Modus Pembunuhan TKW Asal Jember Belum Jelas

Kabar sementara, modus pembunuhan itu tidak jelas, apa alasan pelaku hingga nekat menghabisi nyawa korban.

“Kebenarannya masih simpang siur, belum jelas,” kata Ridha.

Lebih lanjut Ridha menuturkan, bahwa dari informasi yang didapat, mengetahui kejadian itu, maka Polisi Malaysia segera melakukan pencarian, hingga mendatangi tempat tinggal pelaku.

Ketika, Polisi Malaysia mencoba mengamankan, terduga pelaku melakukan perlawanan, dengan mengacungkan Sajam.

“Sepertinya polisi Malaysia mengambil tindakan sehingga menyebabkan kematian pihak terduga pelaku,” ujarnya.

Terkait proses penyelidikan kasus itu, Disnaker Jember masih terus berkoordinasi dengan KBRI di Malaysia.

“Secara administratif surat telah di ajukan oleh Kepala Desa Jatisari kepada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember dan menunggu surat resmi dari Malaysia,” terangnya.

Diketahui, terduga pelaku, di Malaysia, tinggal bersama ibunya.

“Untuk ibu pelaku juga ditahan di sana, mungkin untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Rida.

Saat melakukan pendalaman, ke rumah duka, Disnakertrans Jember, disaksikan, Babinsa, Bhabinkamtibmas Jenggawah dan Kepala Dusun Krajan, serta Camat Jenggawah.

Kerabat Korban Ingin Jenazah Pulang

Sedangkan kerabat korban, Ninik menanggapi kejadian itu, mengaku pasrah

“Kami hanya menginginkan jenazah korban, segera dipulangkan. Kasihan kalau lama-lama di sana dan tidak cepat dimakamkan,” tutur Ninik.

Ninik menuturkan, pelaku memang tetangga sendiri, tapi beda desa.

“Namun, Kami sudah tidak terlalu memperdulikan itu, yang penting jenazah cepat pulang,” tegasnya.

Mengenai hubungan korban dan pelaku, Ninik meminta untuk tidak dikait-kaitkan. Pihaknya, juga tidak berkenan memberikan keterangan.

“Karena terkait kebenarannya saya juga tidak tahu. Anaknya (korban) sudah meninggal. Tiba-tiba ada hal seperti ini kan kaget. Apakah mereka kenalnya di Malaysia, kita juga tidak tahu,” jelasnya.

Sebagai tambahan informasi dari pihak keluarga, Almarhumah Windi, berangkat ke Malaysia secara mandiri dan telah bekerja sekira selama 1 Tahun sebagai Worker/Pekerja Kasar. (G1L)