19.7 C
East Java

Syamsul Hadi: Dukungan Rakyat Lampung Untuk Ganjar Terus Menggelinding

Loading

Lampung – Dukungan Rakyat Lampung untuk Ganjar, terus menggelinding. Prediksi sementara, di Provinsi Lampung 60 Persen. Prediksi itu disampaikan Penasehat “Dulur Ganjar Pranowo’ Syamsul Hadi, atau akrab disapa Cak Syamsul, di kediamannya, Desa Daya Murni Kecamatan Tumi Jajar Kabupaten Tulang Bawang Barat Lampung. Kamis (26/05/2022) pukul 15.47 WIB.

“Kalau di Tulang Bawang Barat kami menyakini, Mas Ganjar bakal menang 70 persen,” tuturnya menyakinkan.

Prediksi itu, kata Syamsul bukan tanpa dasar, keyakinannya berdasarkan dari hasil mendengar suara masyarakat, pria yang kini berkiprah sebagai pengelola “Omahku Warung Pesan” itu, menyakini suara Ganjar Pranowo melebihi animo masyarakat, ketika Joko Widodo mencalonkan Presiden RI pada tahun 2020 baru lalu.

“Suara masyarakat untuk pak Ganjar, melebihi suara yang dipercayakan rakyat kepada Jokowi,” tegasnya.

Syamsul yang baru saja pulang dari menjumpai para Petani Tebu di Kampung Negara Batin Kecamatan Negara Batin Kabupaten Way Kanan, mengaku mendapatkan fakta semakin menggelindingnya dukungan rakyat buntuk Ganjar.

“Kami bicara sesuai fakta yang ada, bukan tanpa data,” tuturnya.

Kepercayaan rakyat itu, kata mantan Ketua DPRD Tulang Bawang periode 1999 – 2004 itu, karena rakyat melihat keberhasilan Ganjar selama memimpin Provinsi Jawa Tengah.

“Terutama kepeduliannya terhadap nasib rakyat, pak Ganjar merespon cepat,” katanya.

Kader Banteng Lampung, yang pernah menjadi Anggota DPRD Provinsi Lampung, tahun 2004 – 2009 itu, menegaskan bahwa Ganjar Pranowo merupakan hasil pengkaderan PDI Perjuangan, seperti halnya Tri Rismaharini, Bambang Wuriyanto, Bambang DH, termasuk Puan Maharani.

“Mereka semua adalah kader PDI Perjuangan, yang mencuat ke permukaan, dan diketahui rakyat pada umumnya,” ujarnya.

Maka semua kader Banteng, menurut Syamsul punya hak yang sama untuk mendapatkan kepercayaan PDI Perjuangan, dalam melanjutkan kepemimpinan nasional, guna memperjuangan gagasan besar PDI Perjuangan.

“Sudah barang tentu, kami berharap seharusnya tidak ada perbedaan perlakuan terhadap mereka,” tandasnya.

Namun, Syamsul menyarankan agar PDI Perjuangan bersikap realistis, menyandarkan keputusan politiknya berdasarkan kepada pertimbangan rasional.

“Sehingga tidak berlawanan dengan kehendak rakyat, karena sesuai jargonnya, PDI Perjuangan adalah partainya wong cilik, tentu sudah seharusnya mengedepankan suara wong cilik,” tegasnya.

Syamsul menilai, saat ini sebagian besar masyarakat, menghendaki Ganjar Pranowo dapat melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo, pada periode berikutnya.

“Jika keinginan PDI Perjuangan bertentangan dengan keinginan rakyat, maka akan terjadi kontra produktif, yang justru akan merugikan partai,” urainya.

Lebih lanjut, Syamsul juga mencermati pasangan yang mungkin digandengkan dengan Ganjar Pranowo, yang lebih memungkinkan jika Ganjar bisa berpasangan dengan Kader NU, berbasis religius.

“Kami juga sudah membuat gerakan Dengan Ijo, karena pasangan Merah Hijau, merupakan pasangan ideal, yang memungkinkan akan memenangkan kontestasi Calon Presiden mendatang,” tandasnya.

Meski Syamsul memberanikan diri mengutarakan keyakinannya, namun Syamsul menyadari bahwa semua berpulang pada kemauan politik para petinggi PDI Perjuangan.

“Apa yang saya sampaikan, merupakan suara masyarakat yang masih menggantungkan kepercayaannya kepada PDI Perjuangan,” tutupnya (Mmt)

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img