15.9 C
East Java

Solidaritas Nasional dan Ketahanan Pangan  Dalam Menghadapi Pandemi Covid 19

Loading

Oleh : Sapto Raharjanto *)

Jempol_ Pemerintah bertanggung jawab mengusahakan adanya sistem ketahanan pangan untuk setiap keluarga terdampak wabah covid 19, karena itu merupakan bagian terpenting dari pemenuhan hak atas salah satu pilar utama hak asasi manusia.

Mengutip pernyataan Presiden RI Pertama, Ir. Soekarno bahwa urusan pangan adalah kunci utama suatu bangs, ketika suatu bangsa mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya, maka  bisa dipastikan rakyatnya  hidup tentram, begitu pula jika negara tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya, maka peradaban negara akan menuju sebuah kehancuran.

Apalagi, ketahanan pangan juga merupakan bagian sangat penting dari ketahanan nasional. Pemerintah Indonesia perlu belajar dari negara-negara lain seperti India yang sempat menyulut konflik akibat penerapan lock down yang tanpa perhitungan matang.

Ketahanan pangan tidak hanya mencakup pengertian ketersediaan pangan yang cukup, tetapi juga kemampuan untuk mengakses (termasuk membeli) pangan dan tidak terjadinya ketergantungan pangan pada pihak manapun.

Saat ini, situasi yang kita rasakan adalah orang miskin bertambah miskin, dan bertambahnya orang miskin baru. karena itu, tanpa solidaritas antar sesama bangsa, dikhawatirkan situasi rawan pangan akan terjadi, meski bukan karena tidak ada pangan, tetapi karena orang miskin makin tak mempunyai akses terhadap pangan.Pada awal wabah covid 19 ini kita melihat di seantero dunia, mereka yang mampu mengakses pangan memborong kebutuhan dasar tanpa peduli dengan masyarakat miskin.

Hal yang sama juga terjadi di Indonesia, situasi rawan pangan sejatinya bukan karena tidak ada pangan. Tetapi terjadi karena soal distribusi dan akses. Secara nasional kebutuhan pangan Indonesia mencukupi. Namun, ironisnya masih banyak orang miskin yang tak memiliki akses terhadap pangan. Ini adalah bukti bahwa solidaritas nasional sedang mengalami degradasi. Saat wabah covid 19 ini kita perlu menguatkan solidaritas nasional Indonesia yang menjadi kunci perjuangan bangsa Indonesia pada masa masa sulit, seperti pada era revolusi fisik setelah kemerdekaan.

Apabila pemerintah dan rakyat mau bekerjasama memenuhi kebutuhan pangan setiap keluarga Indonesia pada saat wabah covid 19 ini maka masyarakat terdampak tidak perlu mengalami kesulitan untuk mengakses kebutuhan dasar. Mereka bisa tetap tinggal di rumah untuk bersama membendung virus covid 19.

Skema pemerintah dan rakyat bahu membahu dalam penanganan masalah ketahanan pangan harus diaktifkan sesegera mungkin, sehingga tidak akan terjadi situasi dimana masyarakat mengantri bantuan pangan.

*)Ketua DPW Seknas Jokowi Provinsi Jawa Timur

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img