15.9 C
East Java

Senam Moderasi Agama di Alun-Alun Jember

Loading

Jember – Jempolindo.id – Pemkab Jember bersama Kemenag Jember  menggelar Senam Moderasi Agama 2022, dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti Kementerian Agama RI Ke-77 dan Hari Jadi Ke-94 Kabupaten Jember, di Alun-alun Jember pada Selasa (20/12/2022) pagi.

jempolindo, jember, senam moderasi agama
Keteranan: Jajaran Pemkab Jember bersama Kemenag Jember menggelar Senam Moderasi Agama
Baca Juga: Bupati Jember: Bumi Hanya Satu

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST IPU, dan Ketua TP PKK Jember Kasih Fajarini, Kepala Kemenag Jember Muhammad, Plt Sekda Jember Arief Tyahyono, Kepala Kejaksaan Negeri Jember I Nyoman Sucitrawan, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jember. Di antaranya, Kepala Dinas Perhubungan Jember Agus Wijaya dan Kepala Bagian Kesejahteraan Jember Ach Musoddaq.

Menurut  Hendy, ada sekitar 1.500 ASN di lingkungan Kemenag Jember yang mengikuti senam pagi ini, ditambah seluruh jajaran lintas agama Kabupaten Jember.

“Tujuan yang paling utama adalah bagaimana kita meningkatkan lagi kerukunan agama di Kabupaten Jember,” ulasnya.

Menurut bupati, Jember ini memang perlu berkolaborasi bersama dengan Kemenag Jember. Sebab, pasti banyak manfaatnya.

Bupati Hendy menambakan, potensi Kemenag Jember sangat luar biasa. “Alun-alun ini milik kita semua, saya ingin kegiatan seperti hari ini bisa digelar secara rutin setiap tahun,” papar Bupati.

Karena potensi itu, justru Pemkab Jember yang meminta tolong kepada jajaran Kemenag Jember untuk membantu banyak hal yang masih kurang di Kabupaten Jember.

Melalui jaringan Kemenag Jember yang berada di seluruh pelosok Jember, Bupati Hendy mengharapkan adanya bantuan untuk Pemkab dalam mengatasi pernikahan dini, perceraian, hingga kemiskinan.

“Kemenag perlu lebih menyosialisasikan dampak negatif yang bisa terjadi jika pernikahan dini masih tinggi. Salah satunya adalah mengakibatkan tingginya angka stunting di Kabupaten Jember,” lanjutnya.

Lebih lanjut, terkait dengan senam, Hendy  mengapresiasi pelaksanaan senam itu, karena menurutnya dapat bermanfaat untuk menambah kerukunan beragama.

“Kalau bisa, diadakan di setiap kecamatan di Kabupaten Jember,” ajaknya.

Dengan potensi warga Jember yang berjumlah sekitar 2,6 juta penduduk, tentu saja hal itu dapat menggerakkan roda perekonomian.

“Terima kasih, Wes Wayahe Jember Keren, Wes Wayahe Jember Rukun,” tandasnya (Agung/Rilis)

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img