21.8 C
East Java

Semboro Mesem Bersama Bupati Jember

Loading

Jember _ Jempolindo.id _ Semboro Mesem, merupakan sebuah gerakan Masyarakat Ekonomi Semboro (Mesem), dilaunching Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST IPU, pada Sabtu (25/02/2023) pagi.

Baca juga : UMKM Pemkab Jember Ukir Prestasi Hingga ke Tingkat Nasional

Bersamaan dengan kegiatan itu, juga dilaksanakan Senam Germas, yang diikuti oleh ribuan masyarakat Semboro dan sekitarnya.

Menurut Bupati Jember Hendy Siswanto, Semboro Mesem merupakan kegiatan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Ini kegiatan yang luar biasa, seperti yang juga menjadi cita – cita saya, bahwa dalam tahun 2023, kami gerakkan ekonomi kerakyatan,” jelasnya.

Gerakan ini esensinya bukan hanya menggerakkan perekonomian Semboro, namun juga Masyarakat Jember, Jawa Timur bahkan Indonesia.

“Kemasannya, dengan mengikut sertakan seluruh elemen masyarakat yang didukung oleh PTPN XI PG Semboro, TNI Polri, teman – teman kades semua, bergabung menjadi satu,” jelasnga.

Selama tahun 2023, kata Bupati Jember diluncurkan juga sebanyak 21 kegiatan. Setidaknya terdapat 2 sampai 3 even besar, dalam satu bulan.

“Dan kami berharap akan lebih besar lagi, minimal dalam satu bulan ada 3 atau 4 kali kegiatan.” ujarnya.

Dengan demikian, maka kata Hendy akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dengan sendirinya.

“Saya sudah membuktikan sendiri, bahwa tahun 2022 kemarin, kita bisa menekan inflasi. Jember bahkan menjadi yang terbaik di Indonesia, sehingga mendapatkan reward dari Menteri Keuangan sebesar Rp 10 miliar. Hanya dengan cara menggerakkan ekonomi,” ujarnya.

Jempolindo _ Undang Investor

Untuk mendatangkan investasi agar mudah masuk ke Jember, menurut Hendy perlu dilakukan kegiatan berupa even – even yang mendatangkan banyak masa.

“Melalui even itu, maka kesibukan masyarakat menjadi nampak. Seperti hari ini, orang akan lihat, mau berinvestasi ke Semboro gak ragu – ragu lagi,” tegasnya.

Karena dunia investasi, kata Hendy berkaitan dengan kalkulasi daya beli masyarakat. Sehingga menyakinkan pemilik modal bahwa uangnya akan kembali.

“Jika daya belinya rendah, orang juga enggan berinvestasi. Jika daya belinya bagus, maka orang tidak ragu – ragu lagi,” ujarnya.

Kabupaten Jember, kata Hendy memiliki sumber daya yang cukup, diantaranya jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) yang berlimpah.

“Jumlah penduduk 2,6 juta jiwa akan menjadi daya ungkit, agar investor berdatangan ke Jember. Yang dapat menyakinkan kepada para investor bahwa menanam modal di Jember itu akan lebih menarik ke depan,” tutupnya. (Gito)

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img