JEMBER – Sampah Kotori Sungai, jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (MUSPIKA) Mumbulsari gotong royong turun tangan bersihkan sampah yang dibuang sembarangan,pada Jum’at (27/05/2022) pagi.
Selain Muspika, turut hadir dalam kegiatan tersebut Perguruan Silat yang ada di kecamatan Mumbulsari, diantaranya,Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), dan Tapak Suci Putra Muhammadiyah, serta warga masyarakat.

Camat Mumbulsari, Hery Listiantoro, mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari Komando Rayon Militer (Koramil) dengan mengajak Muspika, warga, dan semua perguruan silat untuk membersihkan sungai. Mengingat banyaknya sampah yang menumpuk dan mengganggu aliran sungai. Sehingga berpotensi menyebabkan air sungai meluap dan terjadi banjir.
“Jadi kalau turun hujan 2 jam saja air sudah meluap ke pemukiman warga. Soalnya sungainya banyak sampah,” ucapnya kepada Jurnalis Jempolindo Jumat (27/5/2022).
Kedepannya, Hery akan memberi perhatian penuh terhadap kebersihan sungai. Bahkan bakal membuat larangan membuang sampah di sungai dan menjadikannya peraturan Desa (Perdes).
“Tentunya kalau di masukkan ke dalam Perdes maka akan ada sanksi bagi masyarakat yang membuang sampah ke sungai. Perdes itu demi kebaikan kita bersama,” imbuhnya.

Sementara, Komandan Rayon Militer (Danramil), Kapten Armed Hendra Faezar, mengatakan penyisiran dan bersih-bersih sungai merupakan salah satu upaya mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Juga melestarikan budaya gotong royong.
“Kegiatan normalisasi sungai di lakukan setiap minggu di 31 Kecamatan secara bergiliran. Kebetulan hari ini di wilayah Mumbulsari. Masyarakat mendambakan sungai kembali berfungsi sebagaimana mestinya. Makanya mereka sangat mendukung penuh kegiatan ini,” ungkapnya.
Laku bagaimana dengan sungai yang mengalami pendangkalan?
Kata Hendra, apabila ada sungai yang butuh penanganan cepat, seperti mengalami pendangkalan, maka warga diminta langsung melapor ke Koramil. Kemudian Koramil akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pengerukan.

Di sisi lain, Anggota Polsek Mumbulsari, Aiptu Yono, mengimbau masyarakat, kedepan jangan lagi membuang sampah ke sungai. Terutama warga yang berpenghuni di sekitar aliran sungai. Sampah lebih baik di bakar, atau di pendam di halaman rumah.
“Tempat penampungan sampah (TPS) sementara saat ini belum ada. Jadi solusinya, daripada di buang ke sungai, sebaiknya di bakar atau di pendam saja,” pungkasnya. (Agung)