Jember _ Jempolindo.id _ Sebanyak 7 Desa di Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember, mendapatkan bantuan perbaikan 12 Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Gubernur Jawa Timur.
Melalui Danposramil 0824/24 Pakusari Peltu Eka Satria W, menjelaskan bahwa Pelaksanaan Rutilahu bantuan Gubernur Jatim itu, bekerja sama dengan Kodam V Brawijaya di wilayah Kodim 0824 Jember, antara lain di Desa Sumber Pinang dan Desa Subo Kecamatan Pakusari .
“Sebanyak 7 personel Babinsa Koramil Pakusari dikerahkan bersama 2 dengan unsur Polsek, 6 orang Pemdes dan 10 warga masyarakat sekitar,” ujarnya kepada media ini, Rabu (19/06/2024).
Persyaratan Keluar Penerima Manfaat (KPM) menurut Peltu Eka Satria, adalah warga yang tidak memiliki pekerjaan tetap, lantai rumahnya tanah, sedangkan dinding rumahnya masih menggunakan gedek (dinding bambu).
“Kami targetkan selama 6 hari selesai, sehingga penghuninya sudah bisa segera menggunakan,” ujarnya.
Perbaikan Rutilahu, kata Peltu Eka Satria, volumenya 24 meter persegi, ditambah teras 1,5 m x 4 meter persegi.
“Jadi total seluas 30 meter persegi,” katanya.
Selain dilaksanakan perbaikan Rutilahu, juga dilaksanakan pembuatan jamban, se luas 1,5 x 1,5 meter, untuk keluarga penerima manfaat (KPM), yang pendampingannya dilakukan oleh Puskesmas (PKM) Pakusari.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Puskemas Pakusari untuk perbaikan sanitasi ini,” jelasnya.
Menurut Kepala Desa Subo Fitriatul Navilah, masih banyak warganya yang membutuhkan bantuan.
“Kami berterimakasih atas bantuan ini, karena memang masih banyak warga kami yang rumahnya tidak layak huni,” ujarnya.
Fitriatul berharap bantuan program Rutilahu akan terus berlanjut, sehingga warga dapat memiliki kesempatan yang sama.
“Semoga program bantuan ini akan terus berlanjut,” harapnya. (Ribut)