17.1 C
East Java

Presidium KAHMI Jember Nilai Bupati Jember Sudah On The Track

Loading

Jember – Jempolindo.id – Menyikapi kegaduhan tertundanya Rapat Paripurna DPRD Jember tentang Pembahasan Raperda Laporan Pertanggungjawaban Keuangan APBD Tahun Anggaran 2021, anggota Presidium KAHMI Jember Abdul Aziz angkat bicara. Senin (01/08/2022)

Abdul Aziz menilai, kinerja Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST IPU dalam menjalankan tugasnya sudah on the track, sebagaimana diharapkan Rakyat Jember pada umumnya.

“Menurut saya, Bupati Hendy cukup serius dalam memenuhi keinginan rakyat pada umumnya,” ungkapnya.

Selama ini, kata Aziz, rakyat Jember mengeluhkan lebih dari 1083 km rusaknya jalan di Kabupaten Jember. Keluhan itu dijawab dengan kerja, oleh pasangan Hendy – Firjaun, hanya dalam waktu kurang dari dua tahun kepemimpinannya.

“Ini bisa dijadikan ukuran keseriusan Hendy, dalam menjalankan amanah rakyat, yang telah dipercayakan kepada beliau berdua,” ujarnya.

Begitupun dengan kepedulian Bupati dan Wakil Bupati Jember, dalam mengembangkan dunia olah raga, yang selama beberapa tahun terakhir hampir terabaikan.

“Diakui atau tidak, pada era kepemimpinan Hendy dan Gus Firjaun, dunia olah raga, khususnya sepak bola sudah mulai menggeliat,” tegasnya.

Demikian pula dengan upaya Pemkab Jember dalam memerangi kemiskinan, lambat laun target menurunkan angka kemiskinan, stunting, kabupaten layak anak, terus dilakukan secara bertahap.

“Hal itu sangat terlihat dari performa kinerja Bupati dan wakil Bupati Jember, yang lumayan fokus dalam menyelesaikan isu – isu strategis,” jelasnya.

Alumni Universitas Jember itu menyesalkan, sikap anggota DPRD Jember yang menjadikan Pokok Pikiran sebagai ukuran dalam pemenuhan janji politik Bupati dan Wakil Bupati Jember.

“Kesannya menjadi seperti membangun daya tawar saja, harusnya DPRD Jember lebih bersikap bijak, sehingga tidak mengorbankan kepentingan yang lebih besar,” tukasnya.

Dampak dari tertundanya pembahasan Raperda itu, menurut Aziz, maka kewenangan akan beralih ditangan Gubernur Jatim.

“Itu berarti, besar kemungkinan Wajah APBD Jember akan kembali pada tahun sebelumnya, artinya mengalami stagnasi, yang kita semua tentu saja tidak berharap itu terjadi,” tandasnya. (#)

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img