18.9 C
East Java

Pekerja Lapangan Golf Glantangan Wadul Bupati Jember

Loading

Jember – Pekerja Lapangan Golf Glantangan menyampaikan aspirasinya kepada Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto, gegara selama ini tidak mendapatkan hak nya sebagai pekerja. Puluhan pekerja itu diterima Bupati Hendy di Pendopo Wahyawibawagraha Kabupaten Jember. Selasa (08/02/2022) siang.

Kondisi Club House Lapangan Golf Glantangan yang diresmikan Gubernur Jawa Timur Moh Noer pada tanggal 2 November 1975 itu, seluas 50 hektar, kondisinya sudah semakin tidak terurus. Kondisinya yang kian memburuk berdampak pada masyarakat yang bekerja di lingkungan Lapangan golf itu.

Seperti disampaikan perwakilan pekerja, Abdul Hali  selama beberapa bulan pengurus Lapangan golf sudah tidak lagi peduli terhadap kondisi lapangan golf, bahkan hak karyawan terabaikan.

“Karenanya kami mengadakan pertemuan bersama teman karyawan lainnya, untuk menyampaikan harapan kami kepada Bupati Jember,” ujarnya.

Sebagai bentuk protesnya, kata Abdul Hali, saat aksi  sengaja membawa benih jagung yang rencana akan ditanam di lapangan golf.

“Makanga kami membawa seperti ini (sambil menunjuk pada bibit jagung yang dibawanya) untuk kami tanam di lapangan golf, siapa tahu bisa untuk menambah pendapatan kami, karena kami kan punya keluarga,” ujarnya.

Keluhan Pekerja Lapangan Golf  direspon Bupati Jember 

Saat menerima perwakilan karyawan Lapangan Golf, Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST IPU menegaskan bahwa pemkab Jember telah mengusulkan anggaran sebesar Rp 5 Milyar, yang telah disetujui oleh DPRD Jember, melalui APBD Tahun Anggaran 2022.

“Kami sudah mengusulkan upaya penanganan lapangan gol itu, yang sudah disetujui DPRD Jember, untuk perbaikan lapangan,” kata Hendy.

Namun, menurut Hendy untuk pengelolaannya harus ada landasan yang kuat, karena asset yang ada milik PTPN XII.

“Karenanya, kita kalau akan membangun harus ada MoU terlebih dahulu, atau Perjanjian Kerja Sama (PKS),” tegasnya.

Sedangkan pengelolaannya sejak awal sudah berdiri Yayasan, hanya saja menurut Hendy perlu dibentuk kembali Yayasan Baru.

“Baru setelah itu, paling lambat bulan februari sudah harus ada MoU dengan PTPN XII, bentuk kesepakatannya bagaimana, agar tidak saling memberatkan kedua belah pihak,” jelasnya.

Terlebih pengelolaan Lapangan Golf itu, menurut Hendy tidak berorientasi Profit oriented semata, melainkan juga ada kegiatan sosial, yang merupakan daya tarik wisata Kabupaten Jember.

“Keberadaannya akan berdampak kepada Pemkab Jember, PTPN XII dan masyarakat sekitar,” tegasnya.

Kolaborasi antar beberapa pihak, menurut Hendy harus diwujudkan dalam regulasi yang jelas, targetnya pada bulan agustus 2022 minimal lapangan golf yang terdiri 18 hole itu sudah layak dipakai.

“Meski untuk sempurna masih belum, namun dengan keberadaan yayasan baru diharapkan dapat mengembangkannya,” ujarnya.

Terlebih, kata Hendy  member pemain golf yang ada mencapai 500 orang, merupakan potensi yang bisa terus dikembangkan.

Sedangkan akses jalan transportasi, menurut Bupati Hendy sudah dianggarkan melalui Multiyears, yang akan diselesaikan pada tahun 2022.

“Akses jalan juga sudah akan segera dibangun,” tandasnya. (Agung/Gito)

- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img