Jember _ Jempolindo.id _ Presiden RI Joko Widodo, tidak inginkan layanan Birokrasi Njelimet. Hal itu disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Abdullah Azwar Anas, saat menghadiri reuni SMA Negeri 1 Jember, Sabtu (18/02/2023).
Baca juga : Sejumlah 219 ASN Jember Pensiun, Bupati Hendy: Kami Masih Mengharap Pengabdiannya
Salah satu upaya agar layanan birokrasi lebih baik, menurut Anas akan dilakukan dengan digitalisasi birokrasi.
“Sehingga layanan birokrasi bisa menjadi lebih baik, dan terhindar dari kerumitan,” ujarnya.

Alumni SMA Negeri 1 Jember lulusan tahun 1992 itu, birokrasi harus bisa memberikan layanan yang bukan hanya cepat, tetapi lebih transparan.
“Cepat, transparan dan murah itu sebuah cara agar masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya,” ujar mantan Bupati Banyuwangi itu.
Meski, menurut Suami Bupati Banyuwangi Ipuk Fuestiandani itu, pelayanan birokrasi saat ini, sebenarnya sudah lebih bagus. Hanya saja, masyarakat masih menghendaki yang lebih baik lagi.
“Karenanya, kami akan terus melakukan perbaikan sehingga memenuhi harapan masyakarat,” tegasnya.
Jempolindo _ ASN di Tahun Politik
Menghadapi tahun politik, Azwar Anas mengaku telah membuat kesepakatan berbentuk Memorandum Of Understanding (MoU) bersama Bawaslu dan KPU. Untuk menjamin adanya netralitas ASN.
“Saya kira semua sudah jelas, bahwa menghadapi tahun Politik (Pemilu 2024), ASN harus netral. Hal ini tak bisa ditawar lagi,” tandasnya. (Gito)