Jember, Jempolindo.id – Saat Bupati Jember Muhammad Fawait meluncurkan program layanan kesehatan gratis untuk warga Jember, ada yang meragukan dan bahkan mempertanyakan kebenarannya.
Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember, mencanangkan program itu berlaku sejak tanggal 1 April 2025, melalui program Universal Health Coverage (UHC), yang tujuannya memberikan kemudahan kepada Warga Jember, baik yang ikut BPJS atau yang belum.
Keraguan masyarakat terjawab, setelah banyak warga Jember yang mendapat layanan kesehatan gratis.
Seperti yang dialami Muhammad Yunus, Warga Dusun Andongsari Desa Tugusari Kecamatan Bangsalsari.
Anak laki – lakinya, Fatih Muhammad Muhafidzin (19 bulan), katanya sudah lima hari diduga terjangkit virus Flu Singapura.
Gejalanya bintik-bintik merah ditelapak kaki dan telapak tangan, serta peradangan di mulut, sehingga tidak mau makan dan minum, karena nyeri atau sakit kalau dibuat ngunyah.
“Penyakit menular ini, sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu ±5 hari, namun karena tidak makan dan minum, saya opnamekan karena khawatir dehidrasi,” kata Yunus
Bertepatan pada hari pertama pelaksanaan layanan kesehatan gratis, pada Selasa, 01 April 2025, Yunus membawa anaknya ke Puskesmas Bangsalsari.
“Saya membawa anak saya ke Puskesmas Bangsalsari, layanannya gak ribet, cukup dengan KTP saja, saya sudah mendapatkan layanan,” ujarnya.
Pemilik Media Pakjitu.com itu, mengaku dirinya telah membuktikan, bahwa program layanan kesehatan gratis memang sangat mudah.
“Waktu itu, karena terburu-buru saya lupa bawa KTP. Jadi daftarnya pakai NIK saja,” katanya.
Sebenarnya Yunus ikut kepesertaan BPJS, yang dibayar pemerintah, karena istrinya Kader Posyandu. Namun anak yang ke tiga itu belum terdaftar ke DTKS
“Jadi BPJS nya tidak aktif,” ujarnya.
Layanan Kesehatan Gratis di Puskesmas Bangsalsari Mudah
Menurut Yunus Layanan Kesehatan Gratis, berdasarkan pengalamannya, saat menjalani proses pengobatan di Puskesmas Bangsalsari, prosesnya sangat mudah dan cepat, tidak berbelit-belit.
“Cukup dengan KTP, tanpa harus disertai surat keterangan, baik itu dari RT RW, Desa, atau dinas-dinas lainnya,” katanya.
Menanggapi layanan kesehatan gratis itu, Yunus mengucapkan terima kasih, karena program itu telah terbukti dapat memberikan kemudahan bagi warga Jember.
“Saya juga mengucapkan terimakasih, kepada petugas Puskesmas Bangsalsari, yang telah memberikan pelayanan dengan baik,” tutupnya. (MMT)