17.4 C
East Java

Kurikulum Merdeka Belajar. Bupati Jember: Cetak Anak Didik Siap Pakai

Loading

Jember – Jempolindo.id Kurikulum Merdeka Belajar yang telah mulai diberlakukan di lingkungan pendidikan Kabupaten Jember, diharapkan akan menjadikan peserta didik lebih adaptif dan siap pakai.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST IPU, ketika menyambut kunjungan kerja jajaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI pada di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa (26/07/2022) sore

“Alhamdulillah, kami kedatangan tamu yang luar biasa, yang akan mendidik anak-anak SD dan SMP di Kabupaten Jember,” ucapnya.

Kehadiran Kepala Badan Standar dan Kebijakan Pendidikan Kemendikbudristek RI Irsyad Zamjani. Kata Bupati Hendy bermaksud mengecek langsung kondisi sekolah, khususnya penerapan kurikulum di Jember.

“Namun, baik seluruh jenjang di Jember nanti wajib menerapkan apa yang sudah disampaikan Mas Menteri, yakni soal Merdeka Belajar,” tuturnya.

Menurut Hendy, kurikulum Merdeka Belajar, menjadikan sekolah tak melulu soal buku bacaan, melainkan juga mengimplementasikan di lapangan, agar peserta didik lebih siap pakai.

“Jangan sampai mereka hanya pintar menghapal dan khatam soal teori, tetapi juga harus mampu praktek di lapangan,” ujarnya.

Bupati Jember menjelaskan bahwa ke depan, pihaknya siap mendukung dan menyukseskan Merdeka Belajar di Jember.

Sementara itu, Irsyad Zamjani mengapresiasi guru pendidik di Kabupaten Jember yang telah menerapkan kurikulum merdeka.

“Ini tidak lepas dari leadership Bapak Bupati yang luar biasa,” tegasnya.

Kata Irsyad, Bupati Hendy memiliki dedikasi pada peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan di Jember.

“Kami mohon untuk terus membina setiap guru di sekolah, khususnya dalam implementasi kurikulum ini,” paparnya.

Tujuan Kurikulum Belajar Merdeka, menurut Irsyad, agar para peserta didik dapat terlayani dengan baik sesuai ketetapan yang diterapkan Kemendikbudristek RI.

“Yakni, memberikan pelajaran yang menyenangkan, supaya anak-anak betah dan mau belajar, dengan begitu, ketika mereka lulus, lanjutnya, mereka dapat bermanfaat untuk diri sendiri, orang lain, bahkan bangsa dan negaranya,” tutupnya (Agung).

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img