17.2 C
East Java

Kunjungi Jember, Kepala BKKBN : Perbedaan Data Angka Stunting Karena Perbedaan Alat Ukur 

Loading

Tim Pendamping Keluarga

Kehadiran Kepala BKKBN di Jember , merupakan kunjungan kedinasan seperti dimaksud oleh Perpres No 72 tahun 2022 Tentang percepatan penurunan stunting. Presiden RI Telah menunjuk Kepala BKKBN, sebagai Ketua Pelaksana dan Kesehatan sebagai Koordinator Intervensi Spesifik.

Wardoyo mendeklarasikan Tim Pendamping Keluarga, yang bertugas mendampingi untuk menurunkan angka Stunting,, Kematian Bayi, Ibu dan juga Kemiskinan Ekstrim.

“Melalui Tim pendamping keluarga ini, kita akan lakukan upaya menekan angka Stunting, termasuk melakukan pendataan yang tepat,” ujarnya.

Bertempat di aula Darus Syifa’ di Kompleks RSUD dr Soebandi Jember, Wardoyo sempat berdialog langsung dengan warga pengguna alat kontrasepsi.

“Pasangan yang sudah menikah dan punya anak dua, kalau ditanya apa mau punya anak lagi, jawabnya tidak ingin punya anak lagi. Tetapi enggan menggunakan alat kontrasepsi,” ujarnya.

Padahal, penggunaan alat kontrasepsi itu tujuannya untuk mengontrol kelahiran anak, sehingga dapat lebih fokus untuk merawat anaknya dengan lebih baik.

“Untuk itu, diperlukan edukasi untuk memberikan pemahaman, tentang usia dewasa pernikahan. Yang itu akan kita lakukan bersama Tim pendamping keluarga,” ujarnya.

Menanggapi kehadiran Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo, Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST IPU, merespon sebagai wujud kerjasama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah.

“Dengan demikian, kita bisa menyelesaikan permasalahan Stunting di Kabupaten Jember dengan cara yang tepat,” ujarnya.

Lanjut ke halaman berikutnya —>

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img