Jember – Jempolindo.id – Kangen sekolah, gegara Pandemi Covid-19, kini usai dilonggarkan aturan bersamaan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-77, Warga Perumahan perumahan Bumi Tegal Besar (BTB) RT 05 RW 18 Lingkungan Tegal Besar, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember, rayakan dengan menggunakan pakaian seragam SD.
Ratusan warga memakai seragam anak sekolah saat berkegiatan Jalan Santai keliling jalan perumahan.
Menurut warga, memakai seragam sekolah sebagai bentuk ungkapan syukur. Karena setelah dua tahun belakangan pandemi Covid-19, anak-anak mereka tidak bisa bersekolah dengan tatap muka langsung.
“Sebenarnya dari panitia acara menawarkan konsep jalan santai pakai kostum unik. Tapi kami memilih pakai seragam sekolah sebagai ungkapan syukur. Jadi ada yang pakai baju anak SD, SMP, dan SMA,” kata salah seorang warga Novi saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Minggu (28/8/2022) pagi.
Kata Novi, tidah hanya memakai baju anak sekolah. Warga juga ada yang memakai baju mirip kepala sekolah.
“Seperti suami saya, agar kompak. Saya pakai baju anak SD. Suami pakai kostum Kepala Sekolah. Jadi biar kompak. Mirip anak berangkat ke sekolah,” ucapnya.
Salah seorang warga lainnya, Rizki Kurniawan juga mengungkapkan hal yang sama.
“Saya sengaja pakai seragam ala kepala sekolah biar kompakan dengan istri. Jadi muridnya istri sendiri,” ucapnya berkelakar.
Menurut Rizki, kegiatan warga dengan berpakaian unik seragam anak sekolah. Sebagai ungkapan syukur.
“Kebetulan kan warga ini banyak anak-anaknya tidak sekolah (tatap muka langsung) kemarin. Karena pandemi Covid-19 itu. Jadi bisa dibilang ini ungkapan syukur,” ucapnya.
“Sekarang anak-anak bisa sekolah langsung. Jadi gak bingung lewat daring terus,” sambungnya.
Sementara itu menurut Ketua Panitia Haryono, kegiatan jalan santai sengaja digelar sebagai upaya untuk mengguyupkan warga.
“Ada berbagai lomba yang biasa kami gelar tiap tahun. Tapi karena dua tahun pandemi jadi tidak bisa kumpul-kumpul. Alhamdulillah sekarang bisa lagi,” ucap Haryono.
Untuk warga pakai baju anak sekolah, lanjutnya, adalah bagian dari perlombaan.
“Sebagai ungkapan syukur juga agar warga dapat guyup rukun dan kompak. Selain lomba pakai baju anak sekolah, juga ada menghias sepeda untuk anak-anak untuk asah kreatifitas,” kata Ketua RT Kartiko Aji saat dikonfirmasi bersamaan. (Fit)