Jember – Jalan Cangkring baru sebulan dibangun, hamparan aspal di Dusun Curahrejo Desa Cangkring Kecamatan Jenggawah Jember sudah kelihatan ada yang mengelupas.
Rusaknya jalan dikeluhkan Warga Desa Cangkring Ahmad Faisol, yang menurutnya kualitas jalan yang baru dibangun itu, tampak kurang bagus.
“Kami menyanyangkan kondisi perbaikan jalan yang kualitasnya buruk, sama saja dengan jalan sebelumnya,” tuturnya.
Untuk itu, Faisol meminta agar kontraktor pelaksananya mendapat peringatan keras, agar mempertanggung jawabkan pekerjaannya.
“Kan ini menggunakan uang negara yang dibayar dari uang pajak rakyat,” sergahnya.
Menanggapi keluhan warga itu, Ketua Komisi C DPRD Jember Budi Wicaksono menyatakan, bahwa pihak kontraktor pelaksana masih harus bertanggung jawab selama kurun waktu satu tahun.
“Itu kan masih dalam tahap perawatan, Kontraknya masih harus bertanggung jawab memperbaiki hasil garapannya, jika memang ada temuan kurang bagus,” ujarnya.
Untuk memastikan kebenaran informasi itu , kata Budi, DPRD Jember masih akan meninjau kondisi yang sebenarnya.
“Jika memang benar informasinya, nanti akan kita ingatkan, agar segera diperbaiki,” tegasnya.
Budi juga berharap, kedepan pekerjaan Proyek yang menggunakan APBD, agar kualitasnya diperhatikan.
“Kami berharap agar pengusaha sebagai pelaksana pembangunan, memperhatikan kualitas pekerjaannya,” tutupnya (Agung)