16.6 C
East Java

Istri Laporkan Suami Cabuli Santri, Oknum Kyai di Jember Malah Nantang

Loading

Kamar Khusus Ruangan Untuk “Podcast Youtube” Pak Kyai

Terkait aksi cabul dan perselingkuhan yang dilakukan Fahim, kata istrinya Himmatul Aliyah, yang juga pengasuh di Ponpes Al Djaliel 2 itu. Diduga dilakukan di ruang kamar khusus, yang ada di salah satu bangunan lantai dua lingkungan pondok.

Namun terkait ruangan tersebut, Fahim saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di pondoknya. Membantah hal tersebut.

“Jadi begini, tidak ada yang namanya kamar atau pintu rahasia, tidak ada yang seperti diberitakan kamar khusus,” kata Fahim saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di Ponpes Al Djaliel 2, Jumat (6/1/2023).

Ruangan yang dimaksud sebagai kamar khusus itu, kata Fahim, adalah tempat untuknya melakukan kegiatan Podcast. Pasalnya Fahim dikenal juga sebagai seorang content creator aplikasi youtube, dengan akunnya @bentengaqidah.

“Jadi kalau misalkan ada yang pernah melihat saya (ketika melakukan podcast) dengan background (latar belakang layar) hitam itu. Ruangan yang dimaksud kamar khusus itu, adalah studio kecil sempit yang isinya ada komputer, meja, bukan kamar. Tempatnya di atas bangunan dekat tempat ngajar (musala) di lantai dua, yang juga ada pintu ke tempat santriwati,” jelasnya.

Fahim juga mengatakan, untuk ruangan serupa sebagai tempatnya melakukan kegiatan podcast. Juga ada beberapa lagi, di lokasi lain.

“Ada studio putra, tempatnya di lantai bawah dekat asrama santri putra. Juga ada di (bangunan pendopo) tempat saya menemui tamu atau wali murid santri,” jelasnya.

Ruangan yang disebut studio di lantai dua itu, Fahim menjelaskan, selain sebagai tempat melakukan podcast. Juga tempat untuk tes atau ujian hafal hadis.

“Kalau yang dilakukan itu, biasanya kita kan ada semacam tes (baca) Al Quran, untuk kenaikan jilid santri. Jadi kalau misalkan masuk ke sana, juga termasuk (bersama) seorang ustazah, karena kalau di sini (mengenyam pendidikan di ponpes Al Djaliel). Juga wajib hafal hadis,” ulasnya.

“Jadi tidak berdua saja dengan santri, juga ada ustazah. Jadi bertiga. Untuk santri kami di sini, 15 santriwati, putra 11 orang, kemudian ustazah ada 4 orang,” sambungnya.

Untuk kegiatan di dalam ruangan, lebih lanjut Fahim, mengatakan, tidak sampai dini hari.

“Kegiatan maksimal pukul 11 malam. Tapi kondisional, tidak selalu di ruangan ini (kamar khusus), bisa di musala, kondisional sifatnya. Untuk ruangan saya (untuk podcast) juga ada finger print semua,” ungkapnya.

“Untuk semua ruangan juga ada kamera CCTV, tapi tidak bisa merekam untuk yang di dalam ruangan (studio podcast). Untuk yang bisa merekam hanya di luar ruangan. Untuk menjaga keamanan sekitar pondok,” imbuhnya. (*)

- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img